Paris (SIB)- Mengenaskan! Seorang remaja dipukuli sekelompok orang yang menuduhnya melakukan perampokan di pinggiran Paris, Prancis. Akibatnya, remaja putra tersebut dalam kondisi koma dan tengah berjuang melawan maut.Sumber kepolisian Prancis mengatakan, ABG berumur 16 tahun itu ditemukan tidak sadarkan diri pada Jumat, 13 Juni waktu setempat setelah dipukuli oleh belasan warga penghuni perumahan pemerintah di sebelah utara Paris.Si ABG dituduh membobol masuk ke sebuah apartemen di gedung perumahan tersebut beberapa jam sebelumnya. "Sekelompok orang datang untuk mencari dia dan membawa paksanya," ujar sumber kepolisian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (17/6). Remaja dari etnis minoritas Roma itu kemudian dikurung di ruang bawah tanah dan dipukuli beramai-ramai. Akibat pemukulan itu, nyawa remaja tersebut saat ini dalam bahaya. Dia berada dalam keadaan koma. Menurut Michel Fourcade, wali kota Pierrefitte-sur-Seine, kota tempat peristiwa itu terjadi, korban telah ditanyai polisi beberapa kali bulan ini terkait serangkaian perampokan di kompleks perumahan tersebut. Hal ini menimbulkan kemarahan warga terhadap Roma, etnis minoritas yang juga dikenal sebagai Gipsi, yang tinggal di kamp-kamp ilegal di pinggiran-pinggiran kota di Prancis. (Detikcom/d)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.