Otak Pelaku Serangan Kedubes AS Ditangkap

* Akan Diadili dan Dihukum Berat
- Kamis, 19 Juni 2014 11:42 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Washington (SIB)- Pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah menangkap seorang yang diduga menjadi otak pelaku penyerangan di Benghazi, Libya yang terjadi pada tahun 2012 silam. Penyerangan itu menewaskan 4 orang warga negara AS termasuk Dubes AS dan menginisiasi badai politik di Washington.Presiden Barack Obama dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa ia telah memberikan wewenang pada operasi di Libya pada Minggu (15/6). Dalam operasi itu, pasukan militer AS bekerja sama dengan aparat setempat menangkap Ahmed Abu Khatallah."Sejak serangan mematikan di fasilitas kami di Benghazi, saya telah membuat prioritas untuk menemukan dan membawa ke pengadilan mereka yang bertanggung jawab atas kematian empat orang Amerika Serikat yang berani," kata Obama seperti dilansir Reuters, Rabu (18/6).Obama juga menambahkan bahwa Khatallah akan menghadapi beban penuh dari sistem peradilan Amerika.  "Kenyataan bahwa (Khatallah) kini dalam tahanan AS merupakan bukti upaya sungguh-sungguh dari militer kita, penegakan hukum, dan personel intelijen. Karena keberanian dan profesionalisme mereka, individu ini akan berhadapan hukuman berat sistem peradilan Amerika," kata Obama."Dia sekarang sedang dibawa kembali ke Amerika Serikat. Saya mengatakan bahwa pertama-tama, kami terus memikirkan dan berdoa untuk keluarga mereka yang tewas dalam serangan yang mengerikan itu," tambahnya. Obama menyebut bahwa penangkapan ini mengirim pesan kepada dunia. Menurut Obama, bila warga negara AS diserang, maka mereka yang bertanggung jawab akan diadili seberapa pun lamanya pencarian. "Tapi yang lebih penting adalah kita mengirim pesan kepada dunia bahwa ketika warga negara Amerika diserang, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, kami akan menemukan mereka yang bertanggung jawab dan kami akan membawa mereka ke pengadilan," tegas Obama.Anggota Parlemen dari Partai Republik, Lindsey Graham meminta pelaku bom Benghazi di adili di pengadilan militer AS. “Hal terakhir yang kami inginkan adalah mendengar pernyataan tersangka teroris. Ahmed Abu Khattalah harus diadili di pengadilan militer dan dikirim ke penjara militer Guantanamo,” tuturnya. Sebelumnya, Senator John McCain mantan calon Presiden dari Partai Republik juga menganggap bahwa Khattalah pantas di penjara di Guantanamo.Seorang pejabat AS yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa Khatallah ditahan di atas sebuah kapal Amerika setelah ia ditangkap di pinggiran Benghazi dalam sebuah operasi yang dilakukan oleh pasukan operasi khusus AS.Sekretaris Pers Pentagon Laksamana John Kirby menyebutkan bahwa tidak ada korban sipil dalam operasi dan semua personel AS yang terlibat dalam penangkapan itu aman meninggalkan Libya. Pentagon menolak untuk membahas rincian lebih lanjut dari operasi dan tidak jelas apakah ada korban non-sipil. Selama ini isu bom Benghazi selalu memunculkan perdebatan dari Partai Republik. Mereka menganggap penanganan serangan bom Benghazi seperti ditutupi oleh Pemerintah Obama. (Detikcom/d)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Polsek Teluk Nibung Berbagi Nasi Kotak Lewat Jumat Berkah

Luar Negeri

RS Adam Malik Sukses Lakukan Operasi Bedah Otak Perdana pada Anak Penderita Moyamoya

Luar Negeri

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Berbagi Nasi Kotak kepada Warga

Luar Negeri

UGM Nonaktifkan Dwi Hartono Otak Penculikan Ilham Kacab Bank dari Maba S2 MM UGM

Luar Negeri

Jadi Otak Pelaku Pencurian Besi Bantalan Rel Kereta Api, Oknum Anggota OKP Medan Timur Diamankan Polisi

Luar Negeri

Tiga Pria Pengedar Pil Ekstasi di Ciduk Polres Binjai