Rayakan Ulang Tahun Seperti Keluarga Kerajaan, Presiden Prancis Panen Kritik

- Senin, 18 Desember 2017 16:33 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2017/12/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
PARIS (SIB) -Presiden Prancis, Emmanuel Macron baru saja merayakan hari ulang tahunnya ke-40 pada Sabtu 16 Desember. Sayangnya, perayaan bertambahnya usia orang nomor satu di Negeri Mode itu tak lepas dari kritik rakyatnya. Pasalnya, Presiden Macron menggelar pesta dengan gaya kerajaan atau bangsawan.Sebagaimana diwartakan Reuters, Minggu (17/12), Presiden Macron merayakan ulang tahunnya di istana ikonik Raja Francois I. Bersama sang istri, Brigitte serta keluarga besarnya yang lain, Macron menghabiskan akhir pekan di Istana Chambord di Lembah Loire. Istana ini tepatnya terletak sekira 200 kilometer (km) barat daya Ibu Kota Paris.Berdasarkan informasi dari media lokal Prancis, harian Prancis La Nouvelle Republique, Macron dan keluarganya juga akan tinggal di salah satu pondok di tengah perkebunan besar dengan harga sewa yang tinggi. Pondok yang fasilitasnya setara dengan hotel bintang 4 tersebut diketahui memiliki harga sewa mencapai Rp20 juta per malamnya.Menanggapi kritik ini, pihak Istana Kepresidenan Prancis atau Istana Elysee telah memberikan konfirmasi bahwa Presiden Macron menggunakan dana pribadi untuk merayakan hari jadinya. Namun, pernyataan ini tetap tak bisa menghindarkan Presiden Macron dari kritik terutama dari para musuh politiknya."Kenapa dia merayakan ulang tahunnya di Chambord? Sungguh ide aneh, merayakan ulang tahun ala keluarga kerajaan benar-benar sebuah hal yang konyol," ujar politisi sayap kiri, Jean-Luc Melenchon."Sementara warga Prancis menderita karena harus membayar pajak yang tinggi dan didera ketidakamanan (aksi teror), Macron justru merayakan ulang tahunnya yang ke-40 di Chambord," ujar politisi sayap kiri lainnya, Dupont-Aignan.Aignan menambahkan, keputusan Macron yang demikian telah menunjukkan bahwa ia tak dekat dengan masyarakat dan justru menjauhkan diri. Sebagaimana diberitakan, elektabilitas Presiden Macron turun drastis sejak menjabat. Ia dinilai tidak bijak dalam mengatur anggaran negara dan kerap melakukan pemborosan. Beberapa waktu lalu, presiden berwajah tampan itu juga memicu kontroversi setelah kedapatan melontarkan kalimat yang dinilai menghina pegawai berpenghasilan rendah. (Rtr/okz/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

MA Tolak Kasasi Google, Putusan KPPU Kini Berkekuatan Hukum Tetap

Luar Negeri

Daftar Lengkap Komisaris dan Direksi PT Agrinas Palma Nusantara Usai Perombakan Massal, Ada Jubir Satgas PKH

Luar Negeri

Kapolres Tebingtinggi Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri dan Serahkan Bingkisan kepada Personel

Luar Negeri

Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket di Bulan Ramadan

Luar Negeri

Warga Sibabangun Geger Tukang Pijat Ditemukan Tewas di Kamarnya

Luar Negeri

BNI Berbagi Ramadan, Salurkan Paket Pangan di Bilah Hulu