AS (SIB)- Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengeluarkan daftar peringkat negara terkait perdagangan manusia. Peringkat Indonesia masih lebih baik dibandingkan Malaysia dan Thailand. Berdasarkan laporan tersebut, Indonesia dianggap sebagai negara sumber imigran gelap dan bukan sebagai negara tujuan. Menurut Kemlu AS, 34 provinsi di Indonesia adalah sumber dan tujuan transit dari perdagangan manusia."Wilayah signifikan yang menjadi obyek perdagangan manusia antara lain di dekat operasi pertambangan di Maluku, Papua, dan Jambi. Sementara anak-anak dieksploitasi secara seksual berada di wilayah Batam, Sulawesi Utara dan Papua Barat," laporan Kemlu AS, dalam website resminya, Sabtu (21/6).Laporan tersebut juga menyatakan, Bali sebagai tujuan utama bagi wisatawan asing yang diketahui sebagai pedofilia. Kemlu AS memasukan Indonesia dalam peringkat kolom dua laporan ini dan dianggap belum sepenuhnya memenuhi standar mininum pengentasan peradagangan manusia. Namaun Indonesia dianggap melakukan langkah signifikan untuk mengatasinya.AS sebelumnya menilai Thailand gagal untuk memerangi perdagangan manusia. Tetapi Thailand bersumpah untuk bekerja keras untuk mengatasi kegagalannya. Malaysia juga ditempatkan dalam bagian ketiga dari peringkat ini. Pemerintah Malaysia dianggap tidak bisa mengatasi derasnya imigran gelap yang masuk ke wilayah mereka. (okz/i)