Kereta Api Anjlok di India, 4 Orang Tewas

- Kamis, 26 Juni 2014 19:26 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
New Delhi (SIB)- Kereta api di Bihar, India anjlok dari rel dengan sejumlah gerbong terlempar keluar. Insiden nahas ini menewaskan empat orang yang ada di dalamnya dan melukai 10 orang lainnya. Kereta api bernama Rajdhani Express ini tengah melaju dari New Delhi menuju Dibrugarh, Assam ketika tiba-tiba anjlok di dekat stasiun Chhapra, Bihar. Rangkaian kereta dengan 12 gerbong ini anjlok dari rel pada Rabu (25/6) dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Demikian seperti dilansir BBC dan AFP, Rabu (25/6).Tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Mereka menerima laporan adanya sejumlah penumpang yang terjebak di dalam kereta. Otoritas setempat menduga adanya sabotase dalam insiden ini, setelah diketahui ada ledakan di rel kereta saat insiden terjadi.Otoritas perkeretapian setempat mencurigai adanya keterlibatan pemberontak Maois di balik insiden ini. Kelompok pemberontak ini berjuang untuk hak-hak warga etnis setempat dan mereka yang tinggal di wilayah pedesaaan miskin. Mereka terbilang cukup aktif di sejumlah wilayah, seperti di wilayah timur dan pusat India."Penyebab insiden ini bisa dikatakan karena adanya sabotase. Serangan dilakukan oleh pemberontak Maois (di distrik Chhapra) kemarin malam dan karena hal itu, kemungkinan kecelakaan ini terjadi," ucap Menteri Perkeretaapian India, DV Sadanand Gowda kepada kantor berita ANI. Gowda menambahkan, belum ada konfirmasi resmi soal penyebab anjloknya kereta api ini.Hal senada juga disampaikan otoritas jalur KA setempat. "Prima facie (penyelidikan awal), ini tampaknya kasus sabotase. Terjadi ledakan di rel kereta, yang mungkin menyebabkan anjloknya kereta," sebut Kepala Badan Jalur Kereta Api, Arunendra Kumar kepada Press Trust of India (PTI).Secara terpisah, kepolisian setempat menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam atas insiden ini, termasuk soal dugaan adanya sabotase. Gangguan teknis, menurut polisi senior Inspektur Sudhir Kumar, juga bisa menjadi salah satu penyebab insiden ini.Jaringan kereta api India mengoperasikan 9 ribu kereta api dan membawa sekitar 18 juta penumpang, setiap harinya. Namun sejumlah insiden semacam ini cukup sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pekan lalu, sedikitnya 20 orang tewas setelah kereta penumpang anjlok dan menabrak kereta barang yang sedang berhenti di Uttar Pradesh. Sebelumnya pada Desember 2013, sebanyak 26 orang tewas dalam kebakaran yang melanda kereta api Nanded-Bangalore Express yang tengah melaju di wilayah Andhra Pradesh. (Detikcom/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Fortuner Ditabrak KA di Asahan, Dua Meninggal dan Satu Luka Berat

Luar Negeri

Cegah Korban Jiwa, Pemko Tebingtinggi dan BTP Kelas I Medan Teken Perjanjian Kerja Sama

Luar Negeri

Pria Tewas Tertabrak KA di Perlintasan Sutomo-Pandu

Luar Negeri

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Luar Negeri

Berkunjung ke DKP, Pemko Tebingtinggi Laporkan Banyak Perlintasan KA Tak Berpalang

Luar Negeri

Demo di Kejati Sumut, Massa Desak Transparansi Kasus Pembebasan Lahan Kereta Api di Labusel