Irak Memanas, AS Disebut Punya Tujuan Terselubung

* Pasukan Khusus AS Tiba di Irak
- Kamis, 26 Juni 2014 19:46 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/06/hariansib_Irak-Memanas--AS-Disebut-Punya-Tujuan-Terselubung.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
TEHERAN (SIB)- Memanasnya kondisi di Irak membuat negara-negara di dunia menawarkan bantuannya. Salah satu negara yang mengatakan bersedia membantu Irak adalah Amerika Serikat (AS). Namun, niat AS tersebut dituding mempunyai tujuan terselebung. Tudingan tersebut disampaikan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. "AS mencari keuntungan dari adanya warga fanatik Irak yang tidak mempunyai tujuan," sebut Khamenei, seperti dikutip dari Middle East Online, Rabu (25/6). Pernyataan Khamenei mengenai adanya warga fanatik Irak yang tidak memiliki tujuan merujuk pada pemberontak ISIL. Pemberontak ISIL merupakan kelompok yang melakukan perlawanan terhadap Pemerintah Irak belakangan ini. Menduga ada niat kurang baik dari AS, Khamenei mengatakan, Iran tidak akan tinggal diam. Dipastikannya, Iran siap pasang badan bagi siapa saja yang coba mengintervensi Irak.Pasukan Khusus AS Tiba di Irak

Sementara itu, sekira 300 penasihat militer Amerika Serikat (AS) telah tiba di Baghdad. Kedatangan mereka bertujuan untuk membantu pasukan Irak mengatasi serangkaian serangan yang dilakukan oleh militan Irak. Kedatangan penasihat militer tersebut juga bersamaan dengan kedatangan pasukan khusus AS. Mengutip dari Belfast Telegraph, Rabu (25/6), Laksamana Angkatan Laut AS, John Kirby, mengatakan bahwa sudah ada dua pasukan di Baghdad termasuk dua tim pasukan khusus yang terdiri dari penasihat, analis intelijen, dan personil dukungan yang diperlukan untuk melaksanakan operasi gabungan di Irak.Saat ini para penasihat sedang melakukan penilaian terhadap upaya perlawanan yang dilakukan militer Irak kepada militan Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL).Sekira 360 militer AS dikabarkan akan membantu penjagaan dan pengamanan di sekitar kantor Kedutaan Besar AS di Irak. Tim AS yang tiba saat ini di Irak baru mencapai setengahnya. Secara total AS sendiri akan mengirimkan sekira 560 pasukan untuk membantu penangan krisis keamanan yang terjadi di Irak. Kirby menambahkan, rencananya empat tim khusus AS akan tiba dalam beberapa hari ke depan.Sebelumnya, bantuan yang diberikan AS ini sempat dituding oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memiliki tujuan terselubung. AS dianggap akan mencari keuntungan di tengah krisis yang terjadi di Irak. Untuk mencegah tujuan tersebut Iran pun memasang badan apabila AS mencoba melakukan intervensi di Irak. (MEO/Telegraph/okz/h)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Pimpin Apel Kerja Awal 2026, Kajati Sumut: Harus Punya Komitmen Hindari Perbuatan Koruptif

Luar Negeri

Ridwan Kamil Bantah Selingkuh dan Punya Anak dari Lisa Mariana

Luar Negeri

Pdt Debora Purada Sinaga: Kaum Perempuan Juga Punya Kemampuan Untuk Memimpin

Luar Negeri

Kapolrestabes Medan Pimpin Apel Potensi Kamtibmas di Taman Hutan Kota Cadika

Luar Negeri

Anggota DPR RI Ajak Warga Karo Pilih Cabup yang Punya Jaringan Nasional

Luar Negeri

PUPR Pastikan Orang Miskin Bisa Punya Rumah di IKN