Banjir Bandang di India, 37 Orang Tewas dan Puluhan Ribu Mengungsi

- Senin, 13 Agustus 2018 18:02 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir082018/hariansib_Banjir-Bandang-di-India--37-Orang-Tewas-dan-Puluhan-Ribu-Mengungsi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/AFP
Sejumlah warga memeriksa rumah yang hancur setelah diterjang banjir di Kannappankundu di Kozhikode, negara bagian Kerala, India.

KERALA (SIB) -Serangkaian bencana banjir bandang yang terjadi di India dalam beberapa hari terakhir dilaporkan telah menewaskan hingga 37 orang. Sekitar 36.000 warga terpaksa mengungsi. Banjir bandang tersebut dipicu curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan longsor dan meluapnya waduk di negara bagian Kerala di India selatan. Melansir dari AFP, Departemen Meteorologi India pada Sabtu (11/8) telah mengeluarkan peringatan bahaya akan kemungkinan terjadi bencana. Warga yang berada di wilayah dengan curah hujan tinggi, seperti di Idukki, Wayanad, Kannur, Ernakulam, Palakkad dan Malappuram, diminta untuk selalu waspada. 

Pemerintah setempat mencatat korban jiwa akibat banjir bandang sejak Rabu (8/8), telah mencapai 37 orang. "Warga yang terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka telah dipindah ke sekitar 350 kamp penampungan di seluruh negara bagian," kata seorang pejabat dari Manajemen Bencana Negara Bagian Kerala. Tentara telah dikerahkan dalam upaya penyelamatan di Kerala setelah dua hari hujan turun dengan lebat. Pemerintah juga telah membuka pintu air dari 27 waduk untuk mengalirkan kelebihan air, termasuk satu waduk terbesar di distrik Idukki yang dibuka untuk pertama kalinya sejak 26 tahun. 

"Wilayah negara bagian kita sedang dilanda bencana banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya, kata Menteri Utama Negara Bagian Kerala, Pinarayi Vijayan dalam pernyataannya di akun media sosial Twitter. "Bencana telah menyebabkan penderitaan dan kehancuran tak terkira. Banyak nyawa hilang. Ratusan rumah hancur total," tambahnya. Meski demikian Vijayan tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada tim penyelamat dari seluruh India yang telah datang untuk memberikan bantuan. Vijayan juga telah mengumumkan pemberian uang belasungkawa sebesar 400.000 rupee (sekitar Rp 83 juta) kepada keluarga korban meninggal akibat hujan deras. 

Sementara untuk rumah yang hancur, warga akan mendapat kompensasi hingga 1 juta rupee (sekitar Rp 209 juta). Baca juga: 48 Ekor Sapi di India Mati karena Makan Plastik Pemerintah setempat mencatat telah terjadi setidaknya 25 bencana longsor dalam tiga hari terakhir, dengan 21 di antaranya dilaporkan terjadi di Idukki. Tercatat total hingga 1.501 rumah warga mengalami kerusakan dan setidaknya 101 rumah di antaranya hancur total. Sejumlah jembatan juga dilaporkan hancur. (AFP/Times of India/kps/l)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Rico Waas Tekankan Sinergi Tripartit untuk Perkuat Iklim Investasi dan Lapangan Kerja

Luar Negeri

63 dari 100 Perkara di Palas Kasus Narkotika, Kejari: Dipicu Faktor Ekonomi

Luar Negeri

Haris Muda Siregar Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Medan 2026–2030

Luar Negeri

Warga Desa Harenoro dan Sisarahililaza Sambut Baik Proyek Listrik Desa, Berikan Lahan dan Tenaga Gratis

Luar Negeri

Boydo Panjaitan Bantah Aksi Tolak SE Wali Kota Bawa Simbol Agama

Luar Negeri

MPKW Sumut-Aceh Gelar Perayaan Paskah 11 April 2026, Perkuat Kebangkitan Pendidikan Kristen