Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

- Minggu, 19 Agustus 2018 14:47 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir082018/hariansib_Mantan-Sekjen-PBB-Kofi-Annan-Meninggal-Dunia-di-Usia-80-Tahun.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kofi Annan semasa hidup
Bern (SIB)- Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan meninggal dunia di usia 80 tahun setelah menderita sakit. Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (18/8), kabar kepergian Annan ini disampaikan oleh pihak Kofi Annan Foundation. 

"Dengan kesedihan mendalam, keluarga Annan dan Kofi Annan Foundation mengumumkan bahwa Kofi Annan, mantan Sekretaris Jenderal PBB dan Penerima Nobel Perdamaian, meninggal dunia dengan damai pada Sabtu, 18 Agustus, setelah menderita sakit," demikian pernyataan pihak yayasan.

Dituturkan dua kerabat dekatnya, Annan yang berkewarganegaraan Ghana ini meninggal dunia saat menjalani perawatan di satu rumah sakit di Bern, Swiss. Annan meninggal dunia, Sabtu (18/8) pagi waktu setempat.

Semasa hidup, Kofi Annan dikenal sebagai diplomat internasional yang ulung. Sosoknya disebut sebagai negarawan global yang selalu berjuang bagi dunia lebih baik dan lebih damai. Seperti dilansir CNN dan BBC, Sabtu (18/8), Annan yang lahir di Ghana pada 8 April 1938, menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) ke-7 selama dua periode, dari tahun 1997-2006. Dia menjadi Sekjen PBB pertama yang naik dari dalam jajaran staf PBB.

Annan juga menjadi Sekjen PBB kulit hitam pertama dan dari wilayah Afrika pertama yang pernah menjabat sepanjang sejarah. Usai pensiun dari jabatan Sekjen PBB, Annan sempat menjadi utusan khusus PBB untuk Suriah, memimpin upaya damai mencari solusi bagi konflik tiada akhir di negara itu.

Tahun 2001, Annan menerima Nobel Perdamaian secara bersama-sama dengan PBB. Nobel Perdamaian itu diterimanya atas 'upaya mewujudkan dunia lebih terorganisir dan lebih damai'.

Annan merupakan keturunan dari keluarga ketua suku di Ghana. Dia mengenyam pendidikan di Ghana dan Macalester College di St Paul, Minnesota, sebelum bergabung dengan PBB tahun 1962 sebagai pegawai level bawah pada Organisasi Kesehatan Dunia di Jenewa, Swiss. 

Saat itu, Annan berpikir dirinya hanya sebentar bekerja di PBB, namun ternyata menghabiskan nyaris seluruh hidupnya mengabdi pada badan perdamaian dunia itu. Annan juga menjadi anggota The Elders, kelompok pemimpin global yang bekerja untuk Hak Asasi Manusia (HAM). Kelompok itu didirikan tahun 2007 dan pada tahun 2013, Annan menjadi ketuanya. 

Yayasan Annan, Kofi Annan Foundation, menjadi pihak yang pertama mengumumkan kepergiannya. Annan meninggal dunia di usia 80 tahun saat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Bern, Swiss, pada Sabtu (18/8) pagi waktu setempat. 

"Istrinya, Nane dan anak-anak mereka, Ama, Kojo dan Nina, ada di sisinya selama hari-hari terakhir," imbuh pernyataan itu.

"Di mana saja ada penderitaan atau orang membutuhkan, dia menjangkau dan menyentuh banyak orang dengan semangat dan empati mendalam. Dia tanpa mempedulikan dirinya sendiri, selalu mengutamakan orang lain, menyebarkan kebaikan tulus, kehangatan dan brilian dalam semua hal yang dilakukannya," sebut Kofi Annan Foundation soal sosok Annan. (AFP/Detikcom/h)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

IHSG Tetap Turun, Rupiah dan Harga Emas Terkoreksi

Luar Negeri

Gemalaki Demo Desak Polda Sumut Tertibkan Galian C di Batubara

Luar Negeri

Meski Mahal, Minat Masyarakat Beli Emas Tetap Membludak

Luar Negeri

Platform ASN Digital Jadi Sorotan BKN untuk Pemkab Taput

Luar Negeri

Peluang Terakhir Tembus 5 Besar, PSMS Wajib Tumbangkan FC Bekasi

Luar Negeri

Bupati dan Wabup Sergai Siapkan Bonus untuk Riadi Saputra, Atlet NPCI Peraih 3 Medali di APG Thailand