Israel Kembangkan Rudal yang Mampu Jangkau Seluruh Timur Tengah

- Rabu, 29 Agustus 2018 16:30 WIB

Tel Aviv (SIB) -Militer Israel tengah mengembangkan sebuah sistem rudal terbaru yang diklaim akan mampu menjangkau target di mana pun di kawasan Timur Tengah. Disampaikan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, Senin (27/8), pihaknya telah bekerja sama dengan Industri Militer Israel (IMI) dalam kontrak bernilai ratusan juta shekel (ratusan miliar rupiah). Produsen senjata milik negara itu menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan akan dapat menghasilkan sisten terintegrasi canggih yang memungkinkan menyerang target secara tepat dengan peluncuran jarak jauh. "Proyek yang sedang berlangsung ini akan menyiapkan sistem roket dan misil presisi," kata Lieberman dalam pernyataannya.

"Sebagian telah memasuki masa produksi sementara sebagian lainnya sedang dalam tahap final penelitian dan pengembangan," lanjutnya. "Kami akan memperoleh dan mengembangkan sistem serangan presisi yang memungkinkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk menjangkau setiap titik di wilayah (Timur Tengah) ini dalam beberapa tahun ke depan," tambah Lieberman. Israel saat ini masih dianggap sebagai negara pemilik kekuatan militer terdepan di wilayah Timur Tengah, termasuk dengan kepemilikan senjata nuklirnya. Para pakar militer asing melihat Israel telah memiliki sejumlah peluncur rudal balistik Jericho yang memungkinkan dalam mengirimkan hulu ledak nuklir. Sementara IMI, pada 2004 telah berhasil membuat rudal jelajah yang diberi nama Delilah, yang mampu menjangkau jarak 250 kilometer.

Ketua IMI, Yitzhak Aharonovitch mengatakan, sistem rudal terbaru itu nantinya bakal mencerminkan kemampuan teknologi yang dimiliki Israel, terutama dikhususkan dalam serangan akurat yang mampu menjangkau secara luas target di darat. Lieberman tidak mengungkapkan rincian sistem baru yang direncanakannya maupun target potensinya. Melansir Times of Israel, sistem rudal terbaru itu diyakini sebagai jawaban atas ancaman serangan kelompok teror Lebanon, Hizbullah yang memiliki lebih dari 100.000 roket jarak dekat hingga menengah. Jika terwujud, maka sistem rudal terbaru Israel ini bakal memungkinkan serangan terhadap target Hizbullah dari dalam wilayah dengan ketepatan yang lebih tinggi dari artileri. (kps/l)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

GPM Digelar di 29 Titik, BULOG Sumut Siapkan 99,8 Ton Beras SPHP

Luar Negeri

Nusantara Tarigan Ditunjuk Jadi Ketua Partai NasDem Deliserdang

Luar Negeri

BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Sumut Aman saat Ramadan dan Idul Fitri

Luar Negeri

Ruang Udara Ditutup, Bandara Kualanamu Imbau Calon Penumpang Umroh Kordinasi Dengan Maskapai

Luar Negeri

Seorang Pria Diringkus Polisi di Tanjungbalai, 14 Gram Sabu dan Timbangan Diamankan

Luar Negeri

Perang AS–Iran Pecah, Harga Emas Naik di Akhir Pekan Jadi Rp2,9 Juta/Gram