Kairo (SIB)- Sekjen PBB, Ban Ki-moon, tiba di ibukota Mesir, Kairo, Selasa (22/7) untuk memulai perundingan internasional dalam mengakhiri perang di Gaza, yang juga dihadiri Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry. Setibanya di Kairo, Ban langsung melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shukri. "Kekerasan harus dihentikan sekarang. Saya mendesak semua pihak menghentikan kekerasan tanpa kondisi dan kembali ke dialog," tegasnya dalam konferensi pers setelah pertemuan.Presiden Barack Obama sudah menyerukan agar masyarakat internasional memusatkan perhatian dalam menghentikan perang di Gaza. "Kami memiliki keprihatinan yang serius atas jumlah korban jiwa sipil Palestina dan kehilangan nyawa orang Israel," tutur Obama. Sejak Israel melancarkan operasi militer ke Gaza, 8 Juli, lebih dari 500 warga Palestina tewas sementara jumlah korban jiwa di pihak Israel sebanyak 27 orang, termasuk 25 tentara. Sementara itu Komisi Hak Asasi Manusia PBB akan menggelar sidang darurat tentang Gaza pada Rabu 23 Juli atas permintaan Mesir. Di Qatar, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bertemu dengan pemimpin politik Hamas, Khaled Meshaal, untuk membahas usulan gencatan senjata. Namun pemimpin senior Hamas di Gaza, Ismail Haniyeh, mengatakan mereka tetap ingin menekankan diakhirinya blokade atas Gaza, yang diberlakukan Israel dan Mesir tahun 2007 ketika Hamas menguasai Gaza. Badan bantuan PBB di Gaza memperkirakan sekitar 70.000 warga Palestina mengungsi dari rumahnya dan mencari perlindungan di sekolah-sekolah dan tempat penampungan yang didirikan PBB.Obama: Satu-satunya Opsi di Gaza Adalah Gencatan SenjataAmerika Serikat (AS) menyatakan prihatin terhadap aksi militer Israel di Gaza yang menelan ratusan korban jiwa. Presiden Barack Obama mendesak agar Israel dan Hamas bisa menahan diri. "Kami memiliki perhatian yang serius terkait dengan meningkatnya korban sipil dari warga Palestina dan juga kematian dari pihak Israel," ujar Obama seperti diwartakan Reuters, Selasa (22/7).Oleh karena itu, Obama meminta kepada kedua pihak untuk melakukan gencatan senjata. Hanya dengan gencatan senjata, jumlah korban jiwa bisa ditekan. "Itulah mengapa itu menjadi fokus kami dan fokus komunitas internasional untuk mendorong gencatan senjata yang dapat menghentikan laju kematian warga tak bersalah," kata Obama.Sejauh ini, sudah lebih dari 500 warga Palestina meninggal akibat serangan-serangan Israel di Gaza. Operasi militer Israel di wilayah Gaza ini telah berlangsung sejak 8 Juli lalu. Operasi yang diberi nama "Operation Protective Edge" ini diklaim Israel untuk menghentikan serangan-serangan roket militan Gaza.Liga Arab Serukan Hamas Gencatan Senjata dengan IsraelPertumpahan darah terus terjadi di wilayah Gaza. Kepala Liga Arab Nabil al-Arabi menyerukan Hamas untuk menerima proposal Mesir mengenai gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Seruan ini disampaikan sementara hampir 600 warga Palestina telah tewas akibat serangan-serangan Israel. "Proposal Mesir jelas menyerukan gencatan senjata. Kami harap Hamas menerimanya," ujar Arabi kepada para wartawan usai bertemu Sekjen PBB Ban Ki-moon di Kairo, Mesir seperti dilansir AFP, Selasa (22/7).Pekan lalu, pemerintah Israel menerima proposal gencatan senjata tersebut, namun Hamas menolaknya. Hamas bersikeras agar blokade Israel dan Mesir atas Gaza dicabut lebih dulu.Menurut Hamas, semuanya tergantung pada Israel, yang menerapkan blokade atas Gaza setelah para para militan Hamas menculik seorang tentara Israel pada tahun 2006. "Israel tentunya harus menilai situasi keamanan. Semuanya harus simultan: mengakhiri agresi Israel dan menghentikan blokade," cetus seorang pejabat senior Hamas. (AFP/dtc/kps/q)