Hillary Clinton Kuasai Suara Swing State untuk Pilpres 2016

- Minggu, 03 Agustus 2014 15:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/08/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Florida (SIB)- Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) 2016 patut dinantikan, karena Presiden Barack Obama akan mengakhiri masa kuasanya. Sosok Hillary Clinton diperkirakan akan calon yang diunggulkan dalam pilpres ini. Meskipun Hillary belum menyuarakan dirinya akan mengajukan diri sebagai capres dari Partai Demokrat, tetapi sudah ada suara-suara yang menginginkannya untuk mencalonkan diri. Terlebih, bila Hillary maju, maka dirinya akan menjadi Presiden AS perempuan pertama.Namun terbuka peluang untuk mantan Menteri Luar Negeri AS tersebut maju dalam Pilpres AS 2016. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan adalah suara di Florida. Negara bagian itu tidak dipertimbangkan lagi sebagai negara bagian "merah" yang berarti Partai Republik atau "biru" yang berarti Partai Demokrat.Seperti dilansir The Examiner, Sabtu (2/8), Florida justru berubah dianggap sebagai negara bagian "ungu" atau masih banyak yang akan menentukan pilihannya pada saat terakhir atau jumlah swing voter yang dominan. Poling untuk Pilpres AS 2016 yang dikeluarkan oleh Quinnipiac University menyebutkan, mantan Ibu Negara AS itu memegang suara dominan di wilayah Florida. Dirinya bahkan memimpin jatuh dari kandidat potensial lain dari Partai Republik maupun Partai Demokrat.Clinton dikabarkan memperoleh dukungan hingga 68 persen. Jumlah lebih kecil diraih oleh kandidat lain yakni, Elizabeth Warren dan Wakil Presiden AS Joe Biden, yang masing-masing meraih suara dukungan persen. Sementara dari kubu Partai Republik, mantan Gubernur Florida Jeb Bush hanya meraih dukungan 21 persen. Diikuti oleh Senator Florida Marco Rubio yang mendapat 18 persen.Ketika hasil dukungan ini diadu antara Clinton melawan Bush, perempuan satu anak ini memimpin dengan 7 poin, atau unggul 49 persen dari Jeb bush yang meraih dukungan 47 persen. Jadi, apakah mungkin Hillary Clinton akan mencalonkan diri sebagai Capres AS berikutnya. Bila hal itu terjadi, maka Partai Demokrat kembali mencatat sejarah, setelah sebelumnya mencalonkan Presiden Kulit Hitam pertama AS Barack Obama. Jika Clinton naik, dirinya akan menjadi Presiden AS perempuan pertama. (okz/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Dukungan Menguat, Andar Amin Berpeluang Aklamasi di Musda Golkar Sumut

Luar Negeri

Dukung Kontingen Pesparawi Kota Medan ke Papua Barat, Rico Waas Targetkan Menang

Luar Negeri

Teknologi Jendela Aluminum Kedap Suara dan Tahan Cuaca Hadir di Medan

Luar Negeri

Nusron Buka Suara soal Pelayanan BPN Berbelit hingga Pungli

Luar Negeri

Polsek Lima Puluh Tindaklanjuti Keluhan Warga Soal Musik Keras di Warung Tuak Simpang Dolok

Luar Negeri

Penampilan Memukau DJ Yasmin Warnai Puncak Empat Hari Livin’ Fest 2025 Medan