Singapura (SIB)- Mujur bagi pesawat milik maskapai Singapore Airlines (SIA). Ternyata, pesawat tersebut hanya beberapa menit di belakang pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh ditembak rudal di Ukraina.Hal ini disampaikan Menteri Transportasi Singapura Lui Tuck Yew di depan parlemen negeri itu seperti diberitakan AFP, Senin (4/8).Dikatakan Lui, pesawat penumpang Singapura dengan nomor penerbangan SQ351 tersebut, jaraknya hanya sekitar 90 kilometer dari pesawat MH17. Bagi pesawat penumpang, jarak tersebut bisa ditempuh hanya dalam waktu beberapa menit saja. Pesawat SIA tersebut bertolak dari Copenhagen, Denmark menuju Singapura."Pada saat jatuhnya MH17, penerbangan SQ351 dari Copenhagen diperkirakan sekitar 90 kilometer jaraknya," tutur Lui.Dikatakan Lui, dikarenakan tak ada larangan penerbangan di atas 32 ribu kaki, maka saat itu, SIA dan maskapai-maskapai lain yang menempuh rute Eropa dan Asia tetap melintasi wilayah udara Ukraina. "Namun begitu SIA mendapat berita tentang insiden itu, mereka langsung mengubah rute semua penerbangan mereka untuk menghindari keseluruhan wilayah udara Ukraina," tandas Lui.Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh di wilayah konflik Ukraina timur yang dikuasai para pemberontak pro-Rusia pada 17 Juli lalu. Amerika Serikat menyebut pesawat yang mengangkut 298 orang itu jatuh ditembak rudal. (AFP/dtc/i)