London (SIB)- Seorang penumpang ditangkap karena diduga menyebarluaskan kabar bohong ancaman bom di penerbangan pesawat milik maskapai Qatar Airways, dari Doha, Qatar, menuju Manchester, Inggris. Polisi kemudian memerintahkan pria Inggris berusia 47 tahun itu diperiksa di institusi kejiwaan Britain’s Mental Health Act, Rabu (6/8).“Setelah ditangkap, dia kami bawa untuk diperiksa di fasilitas kesehatan jiwa. Di sana dia akan menjalani proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,†ujar juru bicara kepolisian wilayah Manchester Raya. Karena ancaman itu, pesawat bernomor penerbangan QR23 yang membawa 269 penumpang dan 13 awak pesawat itu sempat dipandu jet tempur jenis Typhoon milik Angkatan Udara Inggris (RAF) saat akan mendarat, Selasa (5/8).Menurut penumpang pesawat, pelaku digiring keluar oleh petugas keamanan dengan posisi tangan berada di atas kepala. Menurut kepolisian, insiden terjadi tak lama setelah pilot menerima pesan tertulis dari pria tersebut tentang keberadaan sejumlah benda mencurigakan di dalam pesawat. (AFP/ r)