Tokyo (SIB)- Seorang pecinta alam tentu harus menjaga alam ketika mereka mendaki gunung. Tetapi apa yang terjadi di Gunung Fuji, Jepang telah mencela nama pecinta alam, terlebih lagi mereka membawa Indonesia ke dalamnya. Coretan berwarna merah memenuhi sebuah batu yang berada di gunung yang dianggap suci oleh warga Jepang tersebut. Sebuah coretan tampak bertuliskan "CLA-X Indonesia" pada gunung dengan ketinggian 3.776 meter itu.Jejak coretan itu ditemukan di jalur pendakian 9 dan langsung dilaporkan kepada pihak pengawas setempat. Ternyata ada tiga lokasi vandalisme terhadap gunung yang ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO ini. Menurut media Sankei Shimbun, patroli gunung menemukan coretan pada 31 Juli 2014 di jalur pendakian 7. Di sebuah batu, ditemukan tulisan "RUDAI"."Saya ingin kalian mengerti bahwa ada coretan di lokasi suci ini. Coretan ini amat disesalkan karena ini adalah bagian yang dinilai suci," ujar Kepala Departemen Budaya Prefektur Fuji Toshio Kosaka, kepada Sankei Shimbun, seperti dikutip MSN Jepang, Jumat (8/8).Selain dua lokasi tersebut, ternyata pada jalur pendakian 5 di dekat puncak Fujinomiya turut ditemukan coretan lainnya. Coretan yang dapat ditemukan bertuliskan "RUDAI OOSIS". Ulah terkutuk dari pelaku vandalisme ini patut dikecam. Tidak diketahui siapa pelaku vandalisme yang terjadi antara 3.500 hingga 3.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut. Mereka yang melakukan tindakan ini jelas sudah mencederai kesakralan Gunug Fuji. Selain itu, mereka juga telah membuat malu nama Indonesia di mata dunia. (okz/h)