Demonstrasi Berdarah di Pakistan, 4 Warga Tewas

- Minggu, 10 Agustus 2014 13:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/08/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Islamabad (SIB)- Bentrokan antara polisi dengan pendukung ulama antipemerintah terjadi di sejumlah lokasi di Pakistan. Sedikitnya 4 orang tewas dan ratusan orang diamankan kepolisian setempat. Seperti disampaikan oleh kepolisian setempat dan saksi mata yang dilansir Reuters, Sabtu (9/8), bentrokan ini mulai terjadi sejak Jumat (8/8) waktu setempat, menjelang unjuk rasa besar-besaran oleh pendukung ulama Tahir ul-Qadri di kota Lahore yang dijadwalkan digelar hari Minggu (10/8) waktu setempat.Qadri terang-terangan mengecam pemerintah Pakistan sebagai pemerintah korup dan menyerukan penggulingan Perdana Menteri Nawaz Sharif. Dia menyerukan unjuk rasa besar-besaran untuk memprotes bentrokan maut antara pendukungnya dengan polisi pada Juni lalu.Pengamanan sangat ketat diberlakukan di kota Lahore, pada Sabtu (9/8), dengan polisi memeriksa setiap wilayah di kota yang merupakan asal Qadri tersebut.Dalam keterangannya, juru bicara kepolisian setempat, Nabeela Ghazanfar, menyebutkan sekitar 500 pendukung Qadri telah ditangkap oleh kepolisian setempat. Sedangkan lebih dari 100 polisi mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut.Para pendukung Qadri tersebut ditangkap setelah berusaha memindahkan barikade yang dipasang polisi di sekitar kediaman Qadri. Bentrokan dengan polisi pun tak terhindarkan.Pendukung Qadri membawa sebuah crane untuk memindahkan barikade tersebut. Mereka juga melemparkan batu ke arah polisi yang berusaha menghentikan aksi mereka dengan menggunakan gas air mata. Bentrokan tersebut berlanjut hingga Jumat (8/8) dan Sabtu (9/8) ini. Secara terpisah, juru bicara Qadri, Rahiq Abbassi menyebutkan lebih dari 100 pendukungnya juga mengalami luka-luka dalam bentrokan. Abbassi membantah, bahwa pihaknya yang pertama menyerang polisi. Di sejumlah wilayah Punjab, polisi berusaha menghalangi para pendukung Qadri yang hendak bergerak ke Lahore untuk ikut serta dalam unjuk rasa pada Minggu (10/8) mendatang. Aksi polisi ini justru memicu bentrokan.Wakil Kepala Inspektur Jenderal Polisi Saad Bahrwana menyatakan, dua pria dan seorang wanita tewas dalam bentrokan di distrik Gujranwala, yang berjarak 220 kilometer dari Islamabad. "Kepolisian Punjab telah kehilangan seluruh rasa kemanusiaannya. Para pengusaha telah menjadi teroris," seru Qadri dalam pidatonya yang disiarkan televisi setempat. (Rtr/dtc/h)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Warga Guntingsaga Tewas Dianiaya, Diduga Pelaku Adik Mertua

Luar Negeri

Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad, 20 Tewas

Luar Negeri

Anak Muammar Khadafi Tewas Dibunuh di Rumahnya

Luar Negeri

Kecelakaan Maut di Ngumban Surbakti, IRT Tewas di Tempat, Dua Anaknya Luka-luka

Luar Negeri

Polres Sibolga Lakukan Penyelidikan Lebih Lanjut Kasus Tawuran Akibatkan Korban Tewas

Luar Negeri

Diduga Hirup Uap Beracun, 2 Nelayan di Belawan Tewas