Rouhani: Iran Ingin Hubungan Lebih Dekat dengan Barat

- Selasa, 12 Agustus 2014 12:30 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/08/hariansib_Rouhani--Iran-Ingin-Hubungan-Lebih-Dekat-dengan-Barat.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Teheran (SIB)- Presiden Iran Hassan Rouhani melontarkan kritikan pedas terhadap lawan politiknya yang menentang upayanya untuk berhubungan dengan negara Barat dan mengupayakan kesepakatan nuklir. Rouhani menyebut mereka sebagai para pengecut politik.Dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi Iran, Rouhani menyerang faksi-faksi garis keras di parlemen Iran, yang terus-menerus menentang dirinya sejak dilantik setahun lalu. "Sebagian meneriakkan slogan-slogan namun mereka itu para pengecut politik. Begitu kami bernegosiasi, mereka mulai gemetaran..." cetus Rouhani mengenai lawan-lawan politiknya.Dikatakan Rouhani, di dalam negeri kini tengah terjadi "Ententephobia" dari mereka yang terus menentang pendekatannya terhadap dunia. "Ententephobia adalah kesalahan. Kita harus mengubah imej republik Islam, yang telah tercemar dalam tahun-tahun terakhir," ujar Rouhani dalam pertemuan dengan para duta besar asing untuk Iran, yang digelar di ibukota Teheran."Kami menginginkan hubungan yang lebih dekat dengan negara Barat namun kami akan membela hak-hak kami dan kepentingan nasional kami," tegas Rouhani.Rouhani memulai masa jabatan kepresidenannya dengan melanjutkan kembali perundingan nuklir dengan negara-negara Barat. Negosiasi nuklir tersebut telah mandek semasa pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Namun sejauh ini, Iran dan Barat belum juga berhasil mencapai kesepakatan."Kami ingin menyelesaikan masalah nuklir, yang merupakan krisis buatan yang diciptakan oleh beberapa pihak," tuturnya menyinggung negara Barat. "Republik Islam Iran tak pernah mengupayakan senjata nuklir dan tak akan pernah melakukan itu," pungkasnya. (dtc/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X

Luar Negeri

Prabowo: Ada Elite Ingin Dukung Saya Tapi Diancam

Luar Negeri

Trump: Hubungan AS-Saudi Jauh Lebih Penting Ketimbang Khashoggi

Luar Negeri

Seedorf Ingin Melatih Klub Premier League

Luar Negeri

Kemenkeu: Era Baru, Kini Bayar PNBP Lebih Mudah dan Transparan

Luar Negeri

Dibandingkan Modric, Varane Lebih Pantas Terima Ballon dˊOr