Teheran (SIB)- Presiden Iran Hassan Rouhani melontarkan kritikan pedas terhadap lawan politiknya yang menentang upayanya untuk berhubungan dengan negara Barat dan mengupayakan kesepakatan nuklir. Rouhani menyebut mereka sebagai para pengecut politik.Dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi Iran, Rouhani menyerang faksi-faksi garis keras di parlemen Iran, yang terus-menerus menentang dirinya sejak dilantik setahun lalu. "Sebagian meneriakkan slogan-slogan namun mereka itu para pengecut politik. Begitu kami bernegosiasi, mereka mulai gemetaran..." cetus Rouhani mengenai lawan-lawan politiknya.Dikatakan Rouhani, di dalam negeri kini tengah terjadi "Ententephobia" dari mereka yang terus menentang pendekatannya terhadap dunia. "Ententephobia adalah kesalahan. Kita harus mengubah imej republik Islam, yang telah tercemar dalam tahun-tahun terakhir," ujar Rouhani dalam pertemuan dengan para duta besar asing untuk Iran, yang digelar di ibukota Teheran."Kami menginginkan hubungan yang lebih dekat dengan negara Barat namun kami akan membela hak-hak kami dan kepentingan nasional kami," tegas Rouhani.Rouhani memulai masa jabatan kepresidenannya dengan melanjutkan kembali perundingan nuklir dengan negara-negara Barat. Negosiasi nuklir tersebut telah mandek semasa pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Namun sejauh ini, Iran dan Barat belum juga berhasil mencapai kesepakatan."Kami ingin menyelesaikan masalah nuklir, yang merupakan krisis buatan yang diciptakan oleh beberapa pihak," tuturnya menyinggung negara Barat. "Republik Islam Iran tak pernah mengupayakan senjata nuklir dan tak akan pernah melakukan itu," pungkasnya. (dtc/f)