Hillary Clinton Salahkan Kebijakan Obama

- Selasa, 12 Agustus 2014 12:35 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/08/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Washington (SIB)- Mantan menteri luar negeri AS Hillary Clinton, dalam satu wawancara yang disiarkan pada Minggu (10/8), menyalahkan kegagalan kebijakan luar negeri Presiden Barack Obama atas meningkatnya fanatisme di Suriah dan Irak.Ketika berbicara dengan media bulanan Atlantic, Hillary menggunakan kata-kata keras untuk menggambarkan kegagalan yang muncul dari keputusan Obama untuk tetap berada di luar arena selama tahap pertama konflik Suriah. Dalam konflik itu kelompok oposisi telah berusaha menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad."Kegagalan untuk membantu membangun pasukan tempur rakyat yang dapat dipercaya yang berasal dari pemrotes terhadap (Bashar) al-Assad --ada pemeluk agama Islam, ada kaum sekuler, ada segala sesuatu di tengah-- kegagalan untuk melakukan itu menimbulkan kevakuman besar, yang kini telah diisi oleh mujahidin," katanya.Hillary, yang menjadi utusan senior Amerika selama masa jabatan Obama, diperkirakan banyak pihak akan kembali mencalonkan diri sebagai presiden dan dipandang sedang berusaha menjauhkan diri dari presiden AS tersebut, yang kebijakan luar negerinya telah mendapat serangan tajam selama beberapa bulan belakangan.Pesawat tanpa awak dan petempur AS telah melancarkan serangan udara terhadap sasaran Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) di Irak Utara selama tiga hari berturut-turut sejak Obama mengesahkan tindakan itu pada Kamis (7/8) untuk melindungi warga negara Amerika serta melaksanakan misi kemanusiaan.Saat mengumandangkan pendapat sebagian politikus Republik, Hillary Clinton mengatakan Obama kekurangan strategi untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh gerilyawan ISIL. "Bangsa yang besar perlu menata prinsip-prinsip, dan tidak melakukan perbuatan bodoh bukanlah prinsip penataan," kata Hillary. Ia merujuk kepada slogan yang dilontarkan oleh presiden AS tersebut belum lama ini untuk menggambarkan doktrin kebijakan luar negerinya. (Ant/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Hillary Brigitta Raih Rekor Legislator Perempuan Doktor Hukum Termuda

Luar Negeri

Desain Poster Pelleng Asal Dairi Melaju ke Tingkat Nasional

Luar Negeri

Hillary Clinton Garap Thriller Tentang Kekacauan Politik di AS

Luar Negeri

Hillary Clinton Garap Film Gandeng Sutradara Oscar

Luar Negeri

Penembakan di Sinagoge, Pemimpin Yahudi Salahkan Trump

Luar Negeri

KPPU Medan Gelar Sosialisasi Pembekalan Penggunaan Kebijakan Persaingan Usaha