2 Tentara Korsel Tewas Gantung Diri

- Rabu, 13 Agustus 2014 12:44 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/08/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Seoul (SIB)- Militer Korea Selatan menemukan dua tentara wajib militernya tewas bunuh diri. Keduanya nekat gantung diri saat sedang cuti dari tugas militer. Temuan ini semakin menambah kekhawatiran publik terkait penempatan tentara muda di unit garis depan yang terisolasi. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (12/8). Dua kopral tidak disebut identitasnya, namun diketahui sama-sama berusia 20-an tahun. Keduanya ditemukan tewas gantung diri di salah satu rumah mereka. Juru bicara kementerian pertahanan Korsel menyebutkan, keduanya tengah dalam masa cuti saat insiden terjadi. Menurut juru bicara kementerian pertahanan, kedua tentara tersebut sama-sama bertugas pada 28th Infantry Division yang ditempatkan di dekat perbatasan Korea Utara.Tidak hanya itu, keduanya juga masuk dalam daftar tentara yang membutuhkan pengawasan khusus, karena stabilitas mental mereka yang dianggap mengkhawatirkan. Salah satu dari mereka sebenarnya tidak layak masuk wajib militer, tahun lalu, tapi karena permintaan sang ibu, maka dia tetap ikut wajib militer. Kantor berita Yonhap bahkan melaporkan, salah satu tentara tersebut pernah mencoba bunuh diri pada Oktober 2013 lalu.Kini, otoritas militer setempat tengah menyelidiki apakan kedua kopral tersebut menjadi korban bullying. Sebabnya, beberapa kasus nyaris serupa dipicu oleh praktik bullying dan juga penganiayaan fisik antara sesama tentara.Bulan lalu, lima tentara dari divisi yang sama ditangkap terkait pembunuhan seorang prajurit berusia 23 tahun. Hasil penyelidikan menunjukkan, korban kerap di-bully dan dianiaya. Kemudian pada Juni lalu, seorang sersan berusia 22 tahun melepas tembakan ke arah rekan satu barak. Aksi brutal ini menewaskan 5 orang dan melukai 7 orang lainnya.Angkatan bersenjata Korsel sangat bergantung pada sistem wajib militer yang diberlakukannya, dengan para tentara wajib militer yang sebagian besar berusia 20-an tahun disandingkan dengan 690 ribu personel aktif. Jumlah tentara yang bunuh di Korsel mengalami peningkatan dari tahun 2004 dengan jumlah 24 kasus, menjadi 97 kasus pada tahun 2011, sebelum akhirnya menurun menjadi 79 kasus pada tahun 2013 lalu. (detikcom/r)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Jadi Tentara Bayaran Rusia, Personel Brimob Polda Aceh Dipecat

Luar Negeri

Petinju Muda Natal Parulian Sianturi Raih Emas Porkot, Cita-cita Jadi Tentara

Luar Negeri

Pangdam IM Resmi Tutup TMMD ke-125 di Agara, Wujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Luar Negeri

Prajurit TNI Takziah ke Rumah Warga di Lokasi TMMD yang Meninggal Dunia

Luar Negeri

Eks Marinir Indonesia Terjerat Utang, Akhirnya Jadi Tentara Bayaran di Rusia

Luar Negeri

TNI AL Tegaskan Pemecatan Eks Marinir yang Jadi Tentara Rusia Tidak Dapat Diganggu Gugat