Maryam Mirzakhani, Wanita Iran Pertama Raih Penghargaan Matematika Dunia

- Kamis, 14 Agustus 2014 14:08 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/08/hariansib_-Maryam-Mirzakhani--Wanita-Iran-Pertama-Raih-Penghargaan-Matematika-Dunia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Seoul (SIB)- Seorang wanita kelahiran Iran untuk pertama kalinya menjadi wanita pertama yang meraih penghargaan bergengsi Fields Medal. Penghargaan tersebut banyak dijuluki sebagai Nobel-nya dunia matematika. Maryam Mirzakhani, mengenyam pendidikan di Harvard University, Amerika Serikat dan merupakan seorang profesor di Stanford University, California. Dia merupakan salah satu dari empat peraih penghargaan Fields Medal yang diumumkan oleh Kongres Matematika Internasional (ICM) dalam konferensinya di Seoul. Hadiah senilai 15.000 dolar Kanada atau sekitar Rp 160 juta pun berhak diterimanya.Mirzakhani merupakan seorang ahli geometri khusus untuk bentuk-bentuk tidak biasa. Dia menciptakan cara baru untuk menghitung volume bentuk-bentuk lengkung tak biasa. "Fasih dalam beragam teknik matematika dan budaya matematika berbeda, dia mampu menunjukkan kombinasi langka kemampuan teknis yang super, ambisi yang kuat, visi yang jauh ke depan, dan keingintahuan yang dalam," terang ICM dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (13/8).Fields Medal diberikan setiap empat tahun sekali, dan seringkali terdapat lebih dari satu peraih penghargaan yang berusia tidak lebih dari 40 tahun. Tiga peraih penghargaan lainnya untuk tahun ini antara lain Artur Avila dari Prancis, Manjul Bhargava dari Princeton University di New Jersey, dan Martin Hairer dari University of Warwick di Inggris.Dengan tidak adanya Nobel Prize untuk kategori matematika, maka Fields Medal dianggap sebagai penghargaan paling top bagi kalangan ahli matematika dunia. Pemberian penghargaan ini dilakukan oleh Presiden Korsel Park Geun Hye, karena konferensinya digelar di Seoul. Selain Mirzakhani, peraih penghargaan lainnya semuanya berjenis kelamin laki-laki."Ini merupakan kehormatan yang besar. Saya akan senang jika ini bisa mendorong wanita muda yang juga ilmuwan dan ahli matematika lainnya. Saya yakini akan ada lebih banyak wanita yang meraih penghargaan semacam ini di masa mendatang," tutur Mirzakhani dalam keterangan pers dari Stanford University.Mirzakhani lahir di Teheran, Iran pada tahun 1977 dan meraih gelar PhD pada tahun 2004 lalu, dari Harvard University saat usianya baru 27 tahun. Tahun 2009 lalu, dia memenangkan Blumenthal Award for the Advancement of Research in Pure Mathematics dan pada tahun 2013 memenangkan penghargaan Satter Prize of the American Mathematical Society.Mirzakhani terkenal di kalangan ahli matematika internasional ketika dirinya masih remaja, saat dia memenangkan medali emas pada Olimpiade Matematika Internasional tahun 1994 dan 1995, dengan nilai sempurna. Tahun 2008, dia menjadi profesor matematika pada Stanford University, di mana dia tinggal bersama suami dan anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun.Ketika ditanya nasihatnya untuk orang-orang yang tertarik pada matematika, Mirzakhani mengatakan, "Ini pertanyaan sulit. Saya tidak berpikir bahwa setiap orang harus menjadi matematikawan. Saya tahu banyak di antara mereka yang menganggap matematika susah. Saya pernah mendapat nilai jelek ketika SMA. Saya hanya tidak memikirkannya." "Tanpa ketertarikan akan matematika, semua seakan sia-sia. Keindahan dari matematika hanya akan terwujud bagi mereka yang tekun mempelajarinya," tutup Mirzakhani. (Detikcom/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

2 Kabid Disdik Sergai Raih 10 Besar PKA III 2024

Luar Negeri

Peneliti Indonesia Juara Dunia Riset Pengentasan Sampar Kambing-Domba

Luar Negeri

Pemkab Simalungun Bantu Korban Puting Beliung di Tanahjawa

Luar Negeri

Olimpiade Paris 2024 Resmi Dibuka, Defile Diikuti 10.500 Atlet di Sungai Seine

Luar Negeri

TPL Bantu Kecamatan Jorlang Hataran Semprot Jalinsum di Parapat

Luar Negeri

Pemkab Simalungun Bagikan 1.000 Paket Sembako di Kecamatan Jorlang Hataran