Beijing (SIB)
Otoritas China mengklaim sudah 5.646 orang yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona dan dipulangkan dari rumah sakit. Namun pakar kesehatan China memperingatkan bahwa pasien virus corona yang dinyatakan sembuh, masih berisiko terinfeksi kembali dan dimungkinkan untuk menyebarkan virus tersebut.
Seperti dilansir media nasional China Global Television Network (CGTN), Kamis (13/2), He Mengzhang yang merupakan pakar medis dari Panyu Campus of Second Affiliated Hospital of Guangzhou Medical University menyatakan infeksi berulang pada pasien yang telah dinyatakan sembuh tergantung pada antibodi masing-masing pasien.
"Setelah infeksi, antibodi tertentu diproduksi untuk melindungi tubuh. Namun, sejumlah antibodi tidak efektif untuk seumur hidup, tapi hanya untuk jangka waktu yang singkat yang setelah itu, jika tidak memperhatikan, pasien yang telah sembuh juga mungkin terinfeksi lagi dengan virus itu dan menyebarkannya," ucap He yang merupakan ketua tim perawatan klinis untuk pneumonia yang disebabkan novel coronavirus.
Setelah pulang ke rumah sakit, para pasien yang sembuh direkomendasikan untuk melakukan karantina sendiri (self-quarantine) selama 14 hari dan secara saksama memantau kondisi mereka. He juga menekankan agar para pasien yang dipulangkan dari rumah sakit, seharusnya mengisolasi diri mereka dari anggota keluarga serta melindungi diri mereka dan orang lain dari potensi terinfeksi virus ini.
Dia merekomendasikan mereka untuk memakai masker, melakukan olahraga level sedang dan menjaga lingkungan sekitar tetap bersih. Untuk menjaga kondisi tubuh, para pasien bisa melakukan olahraga level sedang sebelum nantinya menyesuaikan levelnya dengan aktivitas yang dilakukan.
"Juga perhatikan konseling dan rehabilitasi psikologis. Beberapa pasien mungkin mengalami depresi usai terinfeksi penyakit itu. Jika diperlukan, direkomendasikan untuk mendatangi klinik psikologis," ucap He.
Dia menekankan bahwa stress, gangguan kecemasan dan perubahan psikologis lainnya akan mempengaruhi kekebalan tubuh, yang akan mengurangi kemampuan sistem imunitas dalam melawan patogen, yang menjadikan orang-orang rentan terinfeksi virus.
Para pasien yang dinyatakan sembuh diimbau untuk menghindari cuaca dingin dan beristirahat dengan baik. Makanan yang dikonsumsi juga harus bernutrisi. "Ingat untuk mencuci tangan secara rutin, dan menjaga agar tangan tetap bersih, bukannya meraba-raba sekitar dalam perjalanan pulang," tegasnya.
Data terbaru Komisi Kesehatan Nasional China pada Kamis (13/2) waktu setempat menyebut total 59.651 kasus virus corona terkonfirmasi di wilayahnya dan 445 kasus lainnya di luar China. Jumlah korban tewas di wilayah China daratan mencapai 1.361 orang. Dua orang lainnya meninggal di Hong Kong dan Filipina. Total secara global ada 1.363 orang meninggal akibat virus corona.
Total Sembuh
Sementara itu, enam lagi pasien virus corona (Covid-19) di Singapura telah sembuh dan meninggalkan rumah sakit pada Rabu (12/2). Sehingga kini jumlah pasien corona yang telah sembuh mencapai 15 orang. Sejauh ini telah dilaporkan 50 kasus virus corona di Singapura sejak kasus pertama dikonfirmasi pada 23 Januari lalu.
Seperti dilaporkan The Star, Kamis (13/2), tiga dari enam orang yang dinyatakan sembuh pada Rabu (12/2) itu, berasal dari kluster sembilan kasus yang terkait dengan toko medis Yong Thai Hang di Cavan Road, yang dikunjungi para turis dari Guangxi, China bulan lalu. Mereka termasuk dua pegawai toko tersebut: kasus ke-34, yakni seorang perempuan Singapura berumur 40 tahun dan kasus ke-40, seorang pria Singapura berumur 36 tahun.
Keduanya meninggalkan rumah sakit setelah kurang dari sepekan dirawat di National Centre for Infectious Diseases (NCID). Kasus ke-34 dirawat di rumah sakit selama enam hari sejak Kamis (6/2) lalu, sedangkan kasus ke-40 hanya lima hari dirawat di RS, yakni sejak Jumat (7/2) lalu. Dari semua pasien virus corona, pria berumur 36 tahun tersebut adalah yang paling sebentar dirawat di rumah sakit.
Dua pasien lainnya yang dinyatakan sembuh pada Rabu (12/2) adalah pasien nomor 25 yang merupakan suami dari pasien ke-24. Pria Singapura berumur 40 tahun itu bekerja di perusahaan Diamond Industries Jewellery Company di Harbour Drive, yang juga dikunjungi oleh kelompok tur yang sama. Istri pria tersebut, seorang perempuan Singapura berumur 32 tahun, adalah pemandu wisata yang membawa para turis Guangxi ke toko Yong Thai Hang.
Perempuan itu saat ini masih dirawat di NCID. Tiga orang lainnya yang sembuh pada Rabu (12/2) adalah seorang pria Singapura berumur 41 tahun, seorang pria berumur 36 tahun dan seorang perempuan berusia 37 tahun. (CGTN/thestar/dtc/q)