Mantan PM Abbott: Pejabat Malaysia Curigai Pilot Jatuhkaan MH370

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 00:04 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_1335_Mantan-PM-Abbott--Pejabat-Malaysia-Curigai-Pilot-Jatuhkaan-MH370.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
kompas.com

Canberra (SIB)

Mantan Perdana Menteri (PM) Australia, Tony Abbott, menyampaikan pernyataan mengejutkan terkait tragedi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Abbott mengklaim pejabat level 'sangat tinggi' di Malaysia meyakini MH370 sengaja dijatuhkan oleh kapten pesawat dalam aksi pembunuhan massal-bunuh diri. Pernyataan itu disampaikan Abbott yang menjabat PM Australia periode 2013-2015 dalam tayangan dokumenter Sky News yang disiarkan Rabu (19/2) waktu setempat. Kutipan pernyataan itu telah dirilis ke publik.

Diketahui bahwa MH370 hilang pada 8 Maret 2014 saat mengudara dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Keberadaan pesawat jenis Boeing 777-200ER yang membawa 239 orang ini masih misterius hingga kini. Tidak ada pertanda keberadaan pesawat ini saat pencarian dilakukan di zona perairan seluas 120 ribu kilometer persegi di Samudra Hindia, meskipun sejumlah puing yang diyakini dari MH370 sempat ditemukan. Pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan yang dipimpin Australia ini dihentikan pada Januari 2017.

Abbott mengklaim dirinya diberitahu dalam kurun waktu seminggu setelah MH370 hilang, bahwa Malaysia meyakini kapten pesawat itu telah secara sengaja menjatuhkan pesawat tersebut. "Pemahaman saya yang sangat jelas dari level sangat tinggi pada pemerintahan Malaysia adalah bahwa sangat, sangat dini di sini, mereka berpikir itu merupakan aksi pembunuhan-bunuh diri (murder-suicide) oleh pilot," ucap Abbott.

"Saya tidak akan menyebut siapa yang mengatakan hal apa kepada siapa tapi biarkan saya ulangi, saya ingin sungguh-sungguh jelas, dipahami bahwa pada level tertinggi bahwa ini hampir pasti merupakan pembunuhan-bunuh diri oleh pilot, pembunuhan massal-bunuh diri oleh pilot," tegasnya.

Keluarga dan rekan-rekan Zaharie telah sejak lama membantah klaim-klaim semacam itu sebagai hal tak berdasar. Menanggapi hal tersebut, mantan Kepala Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia, Azharuddin Abdul Rahman, mengkritik pernyataan Abbott dan menyebut tidak ada bukti cukup untuk mendukung gagasan itu. (Detikcom/d)

Berita Terkait

Luar Negeri

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Luar Negeri

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Luar Negeri

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Luar Negeri

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Luar Negeri

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Luar Negeri

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor