Washington (SIB)- Pentagon menyatakan sebuah pesawat jet tempur milik Tiongkok terbang makin dekat dengan pesawat militer Amerika Serikat di wilayah udara internasional. Jet tempur itu disebut terbang dengan berbahaya di sebelah timur Pulau Hainan. Dilansir dari AFP, Sabtu (23/8), Juru Bicara Pentagon John Kirby mengatakan insiden tersebut terjadi pada Selasa (19/8) lalu. Jet tempur terbang mendekati pesawat militer AS di sekitar 220 Km timur Hainan."Pada tanggal 19 Agustus, sebuah jet tempur bersenjata Tiongkok melakukan pemintasan berbahaya terhadap US Navy P-8 pesawat patroli Poseidon yang sedang dalam misi rutin," ungkap Kirby dalam sebuah konferensi pers.Dikatakan Kirby, pesawat perang bersenjata Tiongkok itu terbang dekat pesawat pengintai sebanyak 3 kali. Jet tersebut lalu terbang di hidung P-8 dan kemudian secara paralel dengan ujung sayap dengan jarak kurang dari 30 kaki (9 meter).Pesawat jet Tiongkok ini disebut Kirby melakukan manuver barrel roll pada satu titik yang diperkirakan untuk menunjukkan senjatanya. Barel roll sendiri merupakan manuver pesawat yang bisa membuat putaran secara penuh dengan lintasan searah dengan sumbu axis pesawat tersebut."Jet Tiongkok juga melewati hidung P-8 pada 90 derajat dengan perutnya menuju P-8 Poseidon, kami percaya itu untuk membuat titik menunjukkan beban senjata. (Pemintasan itu) sangat, sangat dekat, sangat berbahaya," Kirby menjelaskan."Kami telah mendaftarkan keprihatinan kami yang kuat untuk Tiongkok tentang pemintasan yang tidak aman dan tidak profesional, yang menimbulkan risiko bagi keselamatan dan kesejahteraan awak pesawat, dan tidak konsisten dengan hukum kebiasaan internasional," sambung Kirby. Langkah yang dilakukan jet tempur Tiongkok itu disebut Kirby juga merusak upaya untuk memperkuat hubungan AS dengan militer Tiongkok. Sebelumnya pada April 2001 wilayah udara di atas Pulau Hainan menjadi lokasi insiden besar internasional. Sebuah jet tempur Tiongkok pada April 2001 itu bertabrakan dnegan pesawat mata-mata US Navy EP-3. Seorang pilot Tiongkok tewas akibat insiden tersebut dan memaksa pesawat AS melakukan pendaratan darurat di Hainan. Pihak berwenang Tiongkok pun sempat menahan awak pesawat AS. (Detikcom/d)