Tokyo (SIB)- Sepekan berlalu setelah bencana tanah longsor dahsyat menerjang kota Hiroshima, Jepang. Sejauh ini, jumlah korban jiwa telah mencapai 70 orang. Sementara 18 orang lainnya belum ditemukan. Demikian seperti diberitakan AFP, Rabu (27/8). Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan mereka yang hilang. Namun seiring berjalannya waktu, harapan pun kian tipis untuk menemukan mereka yang hilang dalam keadaan hidup.Tanah longsor yang terjadi pada Rabu, 20 Agustus pagi lalu, dipicu oleh hujan lebat yang terus mengguyur selama tiga jam. Tanah longsor pun terjadi di kawasan perbukitan di Hiroshima. Akibatnya, puluhan rumah warga terkubur longsoran tanah, batu dan lumpur. Operasi penyelamatan dilakukan dengan melibatkan lebih dari 3 ribu polisi, tentara dan para petugas pemadam kebakaran. Salah seorang petugas penyelamat tewas saat melakukan misi penyelamatan tragis pekan lalu.Pria berumur 53 tahun itu tewas tertimpa tanah longsor susulan yang terjadi saat dia berupaya menyelamatkan seorang bocah. Saat kejadian, pria tersebut tengah menggendong seorang anak laki-laki berumur tiga tahun. Jasad keduanya ditemukan beberapa jam kemudian. Di antara mereka yang masih belum ditemukan termasuk pasangan pengantin baru yang tengah menanti anak pertama mereka. Mereka hilang setelah tanah longsor menghantam apartemen mereka. Pasangan tersebut baru saja pindah ke rumah baru mereka sebulan sebelum tanah longsor ini terjadi. (detikcom/r)