New Delhi (SIB)- Pemerintah India larang pejabatnya untuk mendapatkan fasilitas mewah. Hal ini dilakukan untuk menghemat anggaran dana di negara itu. Larangan ini berlaku untuk semua pejabat dan birokrat di India. Dengan adanya larangan ini, maka pejabat India tidak boleh lagi naik pesawat di kelas bisnis, rapat di hotel berbintang lima, dan mempunyai mobil dinas yang mewah.Keputusan ini diambil setelah data statistik ekonomi India yang mengalami perlambatan pertumbuhan, defisit anggaran India menjadi 4,1 persen dari GDP (Gross Domestic Product) negara itu, seperti dilansir oleh BBC, Jumat (31/10). Tingkat pertumbuhan ekonomi negeri itu turun menjadi 4,7 persen pada periode 2013-2014. Karena hal inilah, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi membuat kebijakan pengetatan anggaran.Selain itu PM India juga tidak akan membuka lowongan kerja untuk PNS baru di India dan sebisa mungkin untuk menekan anggaran. PM India berharap kebijakan ini dapat menurunkan defisit anggaran menjadi 3,7 persen pada periode 2015-2016, dan akan menjadi tiga persen pada periode 2016-2017. (okz/c)