Polisi Israel Tewas Ditabrak, Keamanan di Jerusalem Diperketat

* Buntut Bentrok di Al Aqsa, Yordania Tarik Duta Besar dari Israel
- Jumat, 07 November 2014 11:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112014/hariansib_-Polisi-Israel-Tewas-Ditabrak--Keamanan-di-Jerusalem-Diperketat.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/AP Photo/Mahmoud Illean
Jenazah supir Palestina yang menghantam kendaraanya ke kerumunan orang terbaring di lokasi kejadian di Jerusalem. Pemeritah Israel, Kamis (6/11), memperketat keamanan di jalur kereta api Jerusalem dengan membangun penghalang beton di sekitar 24 stasiun di
Jerusalem (SIB)- Pemeritah Israel, Kamis (6/11), memperketat keamanan di jalur kereta api Jerusalem setelah seorang pria Palestina menabrakkan mobilnya ke para pejalan kaki kemarin. Menyusul insiden yang menewaskan seorang polisi perbatasan dan melukai sembilan orang lainnya itu, Israel membangun penghalang beton di sekitar 24 stasiun di seluruh Jerusalem.Dalam serangan mobil itu, Ibrahim al-Akari (38) warga kamp pengungsi Shuafat, Jerusalem timur menabrak tiga orang polisi sebelum menghantamkan mobilnya ke para penumpang yang menunggu di peron Shiman HaTsadik. Begitu mobilnya terhenti, Akari melompat keluar dan menyerang para pejalan kaki menggunakan sebuah batangan besi sebelum tewas ditembak polisi.Akibat insiden ini, ketiga warga Israel tersebut mengalami luka-luka. Salah satu korban dilaporkan mengalami luka cukup serius, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka sedang. Ketiganya dilarikan ke sebuah rumah sakit di Yerusalem untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Dalam keterangan terpisah, seorang pejabat Israel yang enggan disebut namanya menyebutkan, ketiga korban yang ditabrak merupakan tentara Israel. Media Israel, The Times of Israel pun memberitakan, militer Israel atau IDF telah memastikan ketiga korban tabrak lari tersebut merupakan personel mereka.Setelah serangan itu, bentrokan pecah di permukiman Palestina di Issawiya dan Silwan. Bentrokan itu berlangsung hingga tengah malam. Pagi harinya, polisi sudah membangun penghalang jalan di sejumlah permukiman warga Palestina di Jerusalem timur dan memperketat penjagaan di berbagai persimpangan jalan. "Sepanjang malam, polisi menahan 16 orang warga Palestina. Namun di pagi hari suasana sudah kembali tenang," kata juru bicara kepolisian Luba Samri.Serangan di Jerusalem itu terjadi tepat dua pekan setelah warga Palestina lainnya menabrakkan mobil ke para penumpang kereta di lokasi yang sama, menewaskan seorang perempuan dan seorang bayi. Sejak serangan itu, yang juga memicu kerusuhan di Jerusalem timur, kepolisian Israel sudah menahan 188 orang, 71 orang di antaranya masih di bawah umur.Kelompok Hamas memuji serangan mobil maut di Jerusalem oleh salah seorang anggotanya. Hamas menyebutnya sebagai respons alami terhadap kejahatan pendudukan Israel. "Hamas memberi hormat kepada pahlawan Ibrahim al-Akari, seperti juga Abdelrahman Shaludi dan Muataz Hijazi," demikian pernyataan resmi Hamas menyebut para pelaku serangan di Jerusalem.Hamas mengatakan, Akari adalah saudara dari seorang laki-laki yang dibebaskan dari penjara Israel pada 2011 untuk ditukar dengan prajurit Gilad Shalit yang diculik. "Apa yang dilakukan Akari adalah sebuah respons alami atas kejahatan pendudukan Israel atas Masjid Al-Aqsa dan Jerusalem timur," ujar juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri. Lebih jauh Abu Zuhri menyerukan agar semua warga Palestina menggunakan berbagai cara untuk melawan pendudukan Israel atas Masjid Al-Aqsa.Pada 22 Oktober lalu, Abdelrahman Shaludi, dari wilayah Silwan, Jerusalem timur, menabrak kerumunan orang dan menewaskan dua orang. Dia akhirnya ditembak mati polisi. Sepekan kemudian, Hijazi, juga dari Jerusalem timur, menembak seorang tokoh Yahudi garis keras. Pria itu akhirnya ditembak mati polisi Israel yang menggerebek kediamannya.Tarik Duta Besar dari IsraelSituasi di Jerusalem Timur memanas selama beberapa bulan terakhir. Antara lain karena pembatasan akses ke Masjid Al Aqsa. Situasi itu berbuntut pada penarikan duta besar Yordania dari Israel, sebagai protes terkait peningkatan kekerasan oleh negeri zionis itu di tempat-tempat suci Yerusalem, yang belum pernah terjadi sebelumnya."Perdana Menteri Yordania Abdullah Ensour meminta menteri luar negeri untuk menarik duta besarnya dari Tel Aviv, sebagai protes atas eskalasi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa," demikian dikutip dari kantor berita Petra, Kamis (6/11)Sementara itu, Menteri Luar Negeri Yordania Nasser Judeh menilai tindakan-tindakan Israel di kompleks Masjidil Aqsa belakangan ini telah berlebihan. "Pelanggaran-pelanggaran itu membakar emosi dan kepekaan 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia," kata Judeh dikutip dari BBC.Yordania menarik duta besarnya setelah terjadi bentrokan antara kelompok yang memprotes Palestina dan kepolisian Israel di kompleks, yang oleh umat Muslim disebut Haram Al-Syarif atau Temple Mount oleh umat Yahudi. Di dalam kompleks itu, terdapat beberapa tempat suci bagi Yahudi dan Muslim, termasuk Masjid Al Aqsa. Yordania yang berstatus sebagai pengayom Masjid Al Aqsa, berdasarkan traktat perdamaian dengan Israel pada 1994, menyatakan akan membuat laporan resmi kepada Dewan Keamanan PBB. (Detikcom/BBC/ r)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Dicegat saat Naik Motor, Pemuda Asal Sinaksak Dibekuk Polisi di Tanjung Pinggir

Luar Negeri

Banyak Kejahatan di Belawan, Tokoh Lintas Agama Minta Kepolisian Beri Rasa Nyaman Masyarakat

Luar Negeri

Residivis Diciduk Polisi, Kedapatan Bawa Sabu di Jalan Laguboti Pematangsiantar

Luar Negeri

Edarkan Sabu, Pria 56 Tahun Diciduk Polsek Medan Area

Luar Negeri

Satlantas Polres Sergai Beri Pelayanan Informasi Ramah bagi Masyarakat Pembayar Pajak

Luar Negeri

HP Curian Diselipkan, Pemuda Bersenjata Pisau Cutter Dibekuk Polsek Medan Area