Donetsk Kembali Dilanda Perang

- Senin, 10 November 2014 15:53 WIB
Kiev (SIB)- Baku tembak artileri meletus di pangkalan pemberontak Ukraina di Donetsk, Minggu (9/11), dengan tingkat yang belum pernah terjadi sejak gencatan senjata ditandatangani pada September. Serangan di dekat pusat kota itu dimulai pukul 02.00 waktu setempat (06.00 WIB) dan suara tembakan masih terdengar dengan tingkat sama dua jam kemudian, kata saksi di daerah itu.Militer Ukraina mengatakan terjadi pertempuran berdarah pada Sabtu di sekitar bandara internasional Donetsk, di mana pasukan pemerintah mempertahankan satu daerah dekat kota terbesar yang dikuasai pemberontak. Ukraina melaporkan, delapan tentaranya tewas dalam 24 jam terakhir. Sejumlah 17 tentara lainnya cedera dalam serangan terhadap posisi pemerintah di sekitar daerah konflik itu, kata data terbaru militer.Evaluasi akibat dari gempuran artileri itu tidak memungkinkan untuk dilakukan segera karena jam malam diberlakukan di Donetsk dan kota terdekat Makiivka. Organisasi bagi Kerja Sama di Eropa (OSCE) menyatakan cemas atas kehadiran sejumlah tank yang tidak memiliki tanda, meriam-meriam dan kendaraan yang membawa pasukan bergerak melalui Ukraina timur di daerah yang dikuasai kelompok separatis pro-Rusia.Laporan OSCE itu datang sehari setelah militer Ukraina mengatakan pihaknya melihat sejumlah besar tank dan senjata-senjata berat lainnya memasuki negara itu dari Rusia, melintasi satu daerah perbatasan yang dikuasai para petempur pemberontak. Rusia membantah terlibat dalam pertempuran di wilayah timur Ukraina itu.Akan tetapi, Moskow secara terbuka memberikan dukungan politik dan kemanusiaan kepada pemberontak dan tidak jelas bagaimana pemberontak itu dapat memiliki akses pada senjata-senjata mutakhir seperti itu dan senjata yang terawat baik. Maret lalu tentara Rusia tanpa identitas mengambil alih wilayah Krimea, Ukraina selatan dan Moskow menganeksasi wilayah itu segera setelah itu.Laporan-laporan OSCE dari wilayah timur itu datang saat kecemasan meningkat atas runtuhnya gencatan senjata yang ditandatangani September dalam usaha menghentikan perang, yang telah menewaskan sekitar 4.000 orang itu, kata data PBB.Di tempat terpisah, para pengawas OSCE mengatakan mereka melihat "satu konvoi 9 tank bergerak ke arah barat, juga tanpa tanda" persis di barat daya Donetsk. OSCE mengatakan semua pasukan itu berada di wilayah yang dikuasai Republik Rakyat Donetsk yang mereka umumkan sendiri.Menteri luar negeri Swiss yag juga pemimpin OSCE Didier Burkhalter mengatakan ia "sangat cemas timbulnya kembali aksi kekerasan di bagian-bagian timur Ukraina," dan mendesak semua pihak bertindak secara bertanggung jawab, demikian seperti dilaporkan AFP. (AP/AFP/Ant/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Kota Medan Telah Dinyatakan Kembali Normal

Luar Negeri

Akses Jalan Sibolga–Tarutung via Rampa Kembali Dibuka, Pengendara Diminta Waspada

Luar Negeri

Hari ini, Ruas Tol Medan Kualanamu Tebing Tinggi Km 41+600 Kembali Normal Dua Arah

Luar Negeri

Kecamatan di Toba Berpotensi Dilanda Bencana

Luar Negeri

Umrah Saat Dilanda Banjir, Prabowo Minta Bupati Aceh Selatan Dicopot

Luar Negeri

Setelah Dilanda Longsor, Jalan Tarutung–Adiankoting Kini Bisa Dilalui Hingga Parsikkaman