Demonstran Hong Kong Terobos ke Gedung Pemerintah

- Kamis, 20 November 2014 14:04 WIB
Hong Kong (SIB)- Aksi demo pro-demokrasi terus berlangsung di Hong Kong. Bahkan beberapa demonstran berhasil menerobos masuk ke gedung legislatif kota tersebut lewat pintu samping. Aparat polisi pun langsung bergerak untuk mencegah demonstran lainnya yang juga mencoba masuk ke gedung pemerintah tersebut. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Hong Kong setelah sempat mereda beberapa hari lalu.Demikian seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (19/11). Beberapa jam sebelumnya, sebagian kamp-kamp demonstran di jantung kota telah dibersihkan aparat kepolisian. Kamp-kamp tersebut telah ditempati para demonstran selama nyaris dua bulan. Namun sebagian besar tempat-tempat demo utama masih dibiarkan aparat.Sekitar 100 polisi antihuru-hara sejak Rabu pagi waktu setempat ditempatkan berjaga-jaga di luar gedung legislatif. Mereka berhadapan dengan massa demonstran yang menuntut pemilihan secara langsung untuk pemimpin Hong Kong mendatang pada tahun 2017.Sejumlah demonstran kemudian menerobos masuk ke gedung legislatif dengan memecahkan kaca pintu samping. Mereka pun berhasil masuk ke dalam gedung. Bentrokan pun sempat terjadi dengan aparat polisi. Para polisi bergerak dengan menggunakan pentungan dan semprotan merica untuk menghalau para demonstran lainnya yang juga mencoba menerobos masuk. Dalam insiden ini, empat orang ditangkap polisi. Mereka berusia antara 18 tahun dan 24 tahun. Sementara tiga polisi harus dirawat di rumah sakit akibat terluka saat mencoba menghalau massa. "Ini bukan sesuatu yang ingin kami lihat. Kami menyerukan kepada mereka (demonstran) untuk tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip damai dan tanpa kekerasan serta bertanggungjawab dengan protesnya," ujar anggota parlemen Fernando Cheung. "Ini adalah insiden tersendiri, setelah aksi damai sejauh ini," tambah dia yang berada di antara sekelompok orang untuk menghentikan demonstran.Beberapa pengunjuk rasa mengatakan bahwa mereka mencoba masuk karena mereka marah, usai pembersihan lokasi protes utama di Admiralty yang dilakukan polisi. Lainnya menyatakan frustrasi pada protes mereka yang belum menghasilkan perubahan. Dalam protes selama hampir delapan minggu, para pengunjuk rasa menyerukan demokrasi penuh telah menduduki tiga lokasi utama di Hong Kong. Insiden terbaru ini adalah pengingat bahwa protes, sedamai apapun bisa berubah menjadi buruk.Hong Kong dilanda protes besar setelah sebagian besar warga meminta adanya pemilihan langsung. Namun, sampai saat ini Pemerintah China bersikeras tidak mendengar permintaan demonstran Hong Kong. Walau begitu, Pemimpin Hong Kong terus mencari cara agar wilayah yang dipimpinya kembali kondusif. Bahkan dalam satu kesempatan Leung menjanjikan bahwa pada 2017 Hong Kong akan lebih demokratis. (Detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Bangladesh Bergolak, Pemimpin Oposisi Tewas Protes Merebak

Luar Negeri

Demonstran Kepung Rumah PM Benyamin Netanyahu

Luar Negeri

Prancis Diguncang Demo Besar, Demonstran Blokade Gedung Pemerintah

Luar Negeri

Terima Aspirasi Demonstran, Anggota DPRD Kota Tebingtinggi Duduk Bersama di Jalan

Luar Negeri

Ribuan Demonstran Malaysia Turun ke Jalan, Tuntut PM Anwar Ibrahim Mundur

Luar Negeri

Elon Musk Disorot ! Demonstran AS-Eropa Turun ke Jalan