Sering Konsumsi Sampah, Susu Sapi di India Tercemar

- Selasa, 04 Februari 2014 13:02 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/02/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
India (SIB)- Seorang pengacara mengeluhkan hampir sebagian besar susu sapi tercemar dengan beberapa zat kimia lantaran hewan-hewan itu dibiarkan berkeliaran dan mengonsumsi sampah. Hal itu disampaikan di Pengadilan Tinggi India beberapa waktu lalu. Dilansir dari harian Inggris, The Telegraph, akhir pekan lalu, susu memiliki tempat terhormat dalam kehidupan spiritual di India. Hal itu pula yang menyebabkan sapi dianggap suci. Namun, kendati banyak dipuja, sapi-sapi ini diizinkan oleh para pemiliknya berkeliaran di jalan-jalan di India, dimana banyak tumpukan sampah yang tercecer. Mereka kemudian ikut mengkonsumsi sampah plastik dan produk kimia lainnya. Alhasil, ketika mereka kembali ke peternakan, susu yang mereka produksi tercemar oleh cat, deterjen, soda api, urea dan sampo. "Sapi-sapi ini mulai mengonsumsi plastik dan kertas selain rumput dan daun-daunan hijau," ungkap seorang pengacara. Pengacara dari negara bagian Uttar Pradesh itu sebelumnya mengungkap sebuah hasil uji laboratorium di tahun 2012-2013 lalu. Hasilnya, seperempat lebih dari 4.500 sampel susu ditemukan mengandung deterjen, zat tepung dan pemutih buatan. Dalam sebuah uji laboratorium yang dilakukan pada Agustus tahun 2013 mengungkap 1/3 lebih dari 613 sampel telah terkontaminasi. Bahkan, lebih banyak susu yang ditemukan tercemar sebelum sebuah festival yang kerap dirayakan warga India digelar. Dalam festival itu, warga kerap memberikan hadiah dalam bentuk makanan pemanis. Masalah ini membuat Hakim K.S Radhakrishnan khawatir. Saking khawatirnya, dia sampai tak berani mencampurkan susu ke dalam kopinya selama dua tahun. Hakim lainnya, Vikramjit Singh, mengatakan giginya hampir copot setelah mengonsumsi susu yang terkontaminasi. Menurut aturan yang berlaku, para pelaku yang bertanggung jawab untuk mengawasi sapi-sapinya tersebut, dapat dihukum bui maksimal enam bulan. Sayangnya, pelaku juga dapat bebas apabila membayar denda senilai 1000 Rupee atau Rp196 ribu. Namun, dalam sidang yang digelar itu memutuskan pelaku seharusnya diberikan hukuman seumur hidup dan pemerintah negara bagian harus memperbaiki sistem pengawasan terhadap hewan ternak sapi. (Telegraph/vvn/x)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Kalapas TBA Tegaskan Pelayanan Konsumsi dan Bahan Makanan Sesuai Prosedur

Luar Negeri

Viral Video Diduga Ketua Ormas di Langkat Konsumsi Narkoba, Kuasa Hukum: Itu Rekaman Lama

Luar Negeri

Indosat dan Nokia Kolaborasi Kurangi Konsumsi Energi Berbasis AI

Luar Negeri

Dunia Lagi Heboh Perang, Warga RI Diimbau Hemat Konsumsi BBM

Luar Negeri

Pertumbuhan Ekonomi Sumut Melemah, Target 5 Persen Melayang

Luar Negeri

IDAI Sumut Bagikan Tips Membawa Anak Berlibur Saat Lebaran 2025