Wakil Presiden AS: Korupsi Ancaman Wirausaha

- Sabtu, 22 November 2014 17:56 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir112014/hariansib_Wakil-Presiden-AS--Korupsi-Ancaman-Wirausaha.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Marrakesh (SIB)- Wakil Presiden AS Joe Biden mengingatkan bahwa korupsi merupakan ancaman bagi wirausaha karena menghalangi upaya untuk mencapai kesejahteraan. “Korupsi itu ancaman karena itu dibutuhkan pemerintahan yang baik dan pertahanan yang baik,” katanya ketika berbicara di forum Konferensi Kewirausahaan Global (GES) ke-5 pada 2014 yang berlangsung di salah satu tenda besar dari 12 yang disiapkan untuk konferensi di Marrakesh, Kamis waktu setempat.Biden yang sebelum berpidato mendapatkan lagu Selamat Ulang Tahun dari peserta konferensi yang berlangsung pada 20-21 November mengatakan,  orang sukses akan menciptakan kestabilan dan menghindari melakukan  kerusuhan. “Setiap kita memiliki itu,” katanya.Karena itu ia minta agar setiap wirausahawan memanfaatkan kesempatan. “Berikan mereka (usahawan) kemerdekaan untuk mencoba dan salah,” katanya.Biden juga mengatakan bahwa kewirausahawan merupakan harga diri dan rasa hormat yang banyak tantangan untuk menumbuhkannya di negara berkembang. Kewirausahaan menciptakan jutaan kerja. “Tidak peduli di mana pun kalau orang tidak dapat edukasi, mereka tidak mendapat kerja, tidak dapat penghasilan, jadi mereka mencuri, korupsi, atau populasi perempuan tidak dapat berkontribusi,” katanya.Pemerintah di kawasan harus bekerja sama untuk mengedukasi para usahawan agar mencapai kesuksesan. “Itu bukan pernyataan,  kesempatn jadi usahawan tidak pernah pudar. 30 tahun lalu, apaka kita memiliki terobosan, dan bayangkan apa yang akan terjadi pada 20 tahun ke depan,” katanya.Sedikitnya 3.000 orang dari 50 negara datang ke Marrakesh untuk mendiskusikan, berdebat dan menciptakan peluang baru untuk kemitraan dan bisnis. Mereka antara lain pengusaha, laki-laki maupun perempuan, diplomat, pejabat, pemimpin proyek, pakar kewirausahaan, perwakilan perusahaan dana investasi, lembaga keuangan, LSM dan universitas.Lokasi khusus disiapkan di kota Marrakesh untuk penyelenggaraan tersebut, dimana seluruh kegiatan itu dilaksanakan. Lokasi itu akan terdiri dari tenda-tenda besar tempat penyelenggaraan seluruh sesi pleno, tiga lokasi untuk organisasi workshop tematis, dan desa inovasi.GES Marrakesh 2014 diselenggarakan bersama oleh Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat (AS).  Konferensi itu merupakan platform global untuk saling tukar ide dan pengalaman. Undangan untul lebih mendunia, menemukan peluang baru, mengembangkan rencana bisnis inovatif dan merekatkan aliansi yang kuat antara sesama wirausaha di seluruh dunia.Kegiatan pertama GES diselenggarakan di Washington (AS) pada 2010. Kemudian dilanjutkan di Istanbul (Turki) pada 2011.  Kemudian di Dubai (UEA) pada 2012, yang dilanjutkan di Kuala Lumpur (Malaysia) pada 2013. Penyelenggaraan ke-5 di Marrakesh akan menjadi yang pertama di Afrika sejak dimulainya konferensi tersebut. (Ant/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Longsor Putus Jalur Medan-Sibolga via Rampah, Warga Sitahuis Dievakuasi ke Sekolah

Luar Negeri

Banjir Landa Enam Kecamatan di Tapteng, Jembatan Lopian Bergeser Dihantam Kayu

Luar Negeri

RUPS-LB PT Sari Mutiara Tidak Terlaksana, Pemegang Saham 37,2 Persen Sampaikan Keberatan

Luar Negeri

17 Lapak Pasar Delimas Disegel, Pemkab Deliserdang Tegaskan HGB Sudah Berakhir

Luar Negeri

Hujan Deras Rendam Tukka, BPBD Tapteng Evakuasi Warga

Luar Negeri

Jalan Nasional Sibolga – Tarutung Lumpuh