Caracas (SIB)- Sedikitnya 17 narapidana di penjara Venezuela tewas akibat keracunan. Para narapidana ini keracunan obat setelah melakukan aksi mogok makan demi memprotes kondisi penjara yang memprihatinkan. Seperti dilansir AFP, Kamis (27/11), para narapidana di penjara David Viloria atau yang juga disebut sebagai penjara Uribana yang ada di wilayah Lara ini melakukan mogok makan sejak Selasa (25/11).Sumber kepolisian setempat menyebut, para narapidana di penjara tersebut memprotes perlakuan yang tidak manusiawi dan adanya pelanggaran HAM oleh sipir penjara. Menurut sumber kepolisian tersebut, ada 17 narapidana yang tewas keracunan setelah menenggak obat sakit pencernaan yang diberikan klinik penjara. Tidak diketahui pasti bagaimana semua narapidana yang tewas mengkonsumsi satu jenis obat yang sama yang ternyata mengandung racun. Secara terpisah, kelompok nonpemerintah, Venezuela Prison Watch juga menyampaikan informasi yang sama. Disebutkan ada 17 narapidana yang tewas di penjara di Lara dan ada 4 narapidana lainnya yang tewas di penjara lain di Maracay.Menteri Urusan Lembaga Pemasyarakatan, Iris Varela menuturkan via akun Twitter-nya bahwa ada insiden yang menimpa para narapidana di Lara akibat obat pencernaan yang tidak tepat. Namun Varela tidak menyebut adanya korban tewas. (AFP/dtc/q)