Ferguson (SIB)- Anggota polisi Amerika Serikat yang menembak mati remaja hitam bersenjata Michael Brown dan memicu kerusuhan nasional telah mengundurkan diri, demikian ungkap pengacaranya seperti dilansir dari AP, Minggu (30/11). Neil Bruntrager mengatakan kliennya telah menjalani cuti administratif sejak penembakan di Ferguson 9 Agustus lalu. Wilson dilaporkan memilih mundur karena khawatir masalah keamanan.Ferguson, Missouri, dan kota-kota AS lainnya dilanda kerusuhan dan penjarahan pekan ini, setelah juri memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan atas pembunuhan Michael Brown. Departemen Kepolisian dimana Wilson bertugas selama enam tahun terakhir sejauh ini belum mengonfirmasi kabar tersebut. Namun surat kabar St Louis Post-Dispatch mengatakan pria berusia 28 tahun itu memutuskan untuk mundur setelah departemen dimana dia bertugas menerima ancaman kekerasan jika ia tetap bekerja di situ. Surat kabar itu menerbitkan satu surat yang mereka sebut sebagai surat pengunduran diri Wilson dan berbunyi, "Saya diberitahu bahwa pekerjaan saya menempatkan warga dan polisi kota Ferguson pada sebuah risiko keamanan, sebuah situasi yang tidak bisa saya biarkan. "Untuk alasan yang jelas, saya ingin menunggu sampai juri membuat keputusan mereka sebelum saya resmi membuat keputusan untuk mengundurkan diri. "Saya saat itu berharap dapat kembali bekerja sebagai polisi, tapi keselamatan petugas polisi lainnya dan masyarakat sangat penting bagi saya. Saya berharap pengunduran diri saya akan membuat masyarakat pulih dari keadaan saat ini." Bikin Kacau PerekonomianWilayah Ferguson di Missouri, Amerika, terus bergejolak. Kerusuhan yang dimulai sejak Selasa lalu, dipicu keputusan jaksa yang tidak mendakwa polisi kulit putih, Darren Wilson, yang menembak mati remaja kulit hitam tak bersenjata, Michael Brown pada 18 Agustus 2014.Pengacara keluarga Brown, mengutuk keputusan jaksa yang membiarkan polisi penembak Brown tak terjerat hukum. Kasus itu telah memicu sentimen rasial di AS. Hal ini tentu mengacaukan perdagangan, angkutan umum dan lalu lintas karena tuntutan demonstran di seluruh penjuru Amerika Serikat masih berlangsung.Sejumlah toko di daerah Ferguson sengaja menutupi jendela dengan kayu dan hanya meninggalkan pesan bahwa toko masih buka. Sebab demonstran menutup sementara tiga mal besar di pinggiran kota St Louis pada Black Friday, salah satu hari belanja tersibuk setiap tahun menjelang Natal. Mereka juga mengepung markas kepolisian Ferguson untuk memprotes keputusan jaksa.Beberapa toko mengoperasikan pintu keamanan atau mengunci pintu masuk lantaran ada setidaknya 200 demonstran duduk di jalanan sambil bernyanyi, "Berhenti belanja dan ayo bergabung dengan pergerakan," seperti yang tertulis di mal Galleria di Richmond Heights beberapa mil selatan dari Ferguson, Missouri, di mana Petugas Darren Wilson menembak Brown, yang tidak bersenjata, pada bulan Agustus.Aksi ini mendorong pemerintah untuk menutup mal selama sekira satu jam pada Jumat sore, sementara protes serupa dilakukan 50 orang di Barat Mal County di dekat Des Peres. Dan beberapa orang demonstran menyebabkan Mal Chesterfield ditutup sementara.Kemudian Jumat malam, sekelompok 100 pengunjuk rasa berbaris di selatan Jalan Florissant. Mereka beraksi di depan polisi dan pemadam kebakaran. Mereka juga memblokir lalu lintas dan berhenti di depan beberapa pusat bisnis."Saya melayani negara saya. Saya menghabiskan empat tahun di Angkatan Darat, dan saya tidak masalah mengabdi kepada negara saya," kata Ebonie Tyse (26) dari Garda Nasional St Louis. "Saya melayani negara saya untuk keadilan bagi semua orang. Bukan karena apa, warna, usia berapa, apa jenis kelamin atau apa," katanya seperti dikutip ABC News.Juru bicara Kepolisian St Louis County Shawn McGuire mengatakan 16 orang ditangkap dalam insiden tersebut. 15 di antaranya dijerat hukuman lantaran mengganggu ketertiban umum. Satu orang, Joygill Moriah dari Bronx, New York, didakwa karena menyerang seorang polisi, menolak penangkapan dan mengganggu ketertiban. “Dia tidak memiliki pengacara yang terdaftar. Hanya satu dari mereka yang ditangkap adalah dari wilayah St. Louis. Delapan berasal dari New York City,†ungkap McGuire. (AP/R16/okz/f)