Washington (SIB)- Wapres AS Joe Biden mengritik proyek perluasan permukiman Yahudi di wilayah pendudukan, dengan
cara menghancurkan rumah-rumah penduduk Palestina. "PM Benjamin Netanyahu seenaknya menerapkan hukuman kolektif," ujar Biden. "Menghukum orang Palestina yang bersalah dengan cara menghancurkan rumahnya." Keadilan, masih menurut Biden, tidak bisa dicapai dengan cara main hakim sendiri. Biden juga menyebut proyek perluasan permukiman membuat ketegangan Israel-Palestina tak berkesudahan.Sebelumnya, Jumat (5/12), sekretaris pers Gedung Putih Josh Earnest menolak berkomentar apakah Presiden Barrack Obama mempertimbangkan akan menjatuhkan sanksi kepada Israel. "Saya tidak akan
berbicara tentang musyawarah internal," ujar Earnest. Biden mengatakan pemerintahan Obama dan Israel memiliki perbedaan taktis, meski demikian Washington sepenuhnya mendukung Tel Aviv.
(Inc/i)