Robot Tempur “Anjing”, Kekuatan Militer China yang Baru

Wilfred Manullang - Minggu, 19 Mei 2024 07:29 WIB
Foto: AFP/TANG CHHIN SOTHY
ROBOT ANJING: Sejumah petinggi militer menyaksikan robot tempur berwujud anjing buatan China saat latihan Kamboja-China Naga Emas 2024 di pangkalan polisi militer di Provinsi Kampong Chhnang Kamboja pada 16 Mei 2024.

Pnom Penh (harianSIB.com)China terus memperkuat kekuatan militernya dalam menghadapi persaingan dengan Amerika Serikat. Saat menggelar latihan militer gabungan dengan Kamboja, militer China memperkenalkan salah satu kekuatan tempurnya yang terbaru yakni robot tempur.

Namun robot tempur ini berbeda dari robot tempur yang selama ini dikenal. Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (18/5/2024), robot tempur buatan China ini berwujud anjing dikendalikan dari jarak jauh dengan senapan otomatis terpasang di punggungnya.

Para pawang tetap mengikat anjing-anjing perang, hanya menunjukkan kemampuan berjalan mereka di hadapan wartawan dan petinggi bukan keterampilan menembak.

Sebelumnya, milier China telah memiliki beberapa robot dengan kecerdasan buatan atau AI yang mampu diturunkan di medan peperangan. Berikut robot-robot canggih buatan China.

Pertama, robot berkaki 4 dengan tenaga listrik. Melansir laman The Defence Post, robot tersebut bisa digunakan di dunia militer dan membantu dalam misi logistik hingga pengintaian.

Satu hal yang menjadikan robot cerdas ini menarik adalah, penampilannya seperti yak, atau sapi bertubuh besar yang banyak ditemukan di Tibet dan Himalaya, Asia Tengah. Hal tersebut menjadikan robot tersebut sangat menarik perhatian dunia internasional.

Kemampuan kecerdasan buatan yang dikenal dengan nama robot yak ini sangat canggih. Ia mampu membawa beban setidaknya 160 kg dengan kecepatan 10 km per jam. Robot yak juga mampu beroperasi di berbagai medan, baik itu parit, tebing, padang rumput, gurun, salju, maupun jalan berlumpur.

Meskipun tubuhnya besar, namun robot yak memiliki kemampuan untuk berputar, berlari, dan melompat secara diagonal. Dengan 12 modul dan sensor yang sangat canggih, robot ini mampu mengumpulkan informasi medan perang taktis dan mengirimkan logistik.

Kedua, robot penjaga perbatasan. Selain menempatkan tentara di perbatasan, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) juga menempatkan tentara robot di sepanjang perbatasan India.

Robot yang dilengkapi senapan mesin ini ditempatkan di perbatasan Indo-China dengan penjagaan tanpa henti. Meskipun berita ini ramai menjadi perbincangan pada tahun 2022, namun China disebut sudah menempatkan robot tentara itu sejak akhir tahun 2021.

Lebih dari 12 unit robot membawa senapan mesin ke wilayah barat Tibet. Selain itu, robot-robot itu juga mengirimkan perbekalan dan logistik lainnya. Robot dioperasikan dengan menggunakan nirkabel. (*)

Editor
: Donna Hutagalung

Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Dua Jenderal Tertinggi China Dicopot, Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir dan Rencana Kudeta

Luar Negeri

Presiden Prabowo Hadiri Parade Militer China

Luar Negeri

Teknologi Baru Militer China: Drone Kamuflase Burung Pipit untuk Operasi Khusus

Luar Negeri

Tegang, Puluhan Pesawat Militer China ‘Kepung' Taiwan

Luar Negeri

RI Diminta Waspada Dampak Modernisasi Armada Militer China

Luar Negeri

Taiwan Memanas, Pemerintah RI Fokus Berikan Perlindungan Maksimal 300 Ribu WNI