Hanoi (harianSIB.com)Menteri Keamanan Publik Vietnam,
To Lam dipilih menjadi presiden baru negara itu.
To Lam terpilih lewat voting rahasia yang digelar oleh Majelis Nasional Vietnam.
Pemungutan suara yang digelar Rabu (22/5/2024), dihadiri 472 anggota dari total 473 anggota parlemen.
To Lam menggantikan Vo Van Thuong yang mengundurkan diri Maret lalu pasca dilakukannya operasi antikorupsi besar-besaran.
Pada saat itu, pemerintah Vietnam menyebut Thuong telah melanggar aturan Partai Komunis Vietnam, dan menyinggung soal "kekurangan".
Thuong mengundurkan diri setelah baru menjabat sekitar setahun, dan menyatakan tekadnya dalam "memerangi korupsi dan fenomena negatif".
Operasi antikorupsi itu dipimpin Sekjen Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong, menjerat sejumlah pemimpin senior pemerintahan dan para pengusaha.
To Lam yang berusia 66 tahun ini menjabat Menteri Keamanan Publik sejak tahun 2016 lalu, dan mengambil tindakan keras terhadap gerakan hak asasi manusia (HAM) di Vietnam. (*)