Tel Aviv (harianSIB.com)Jumlah negara yang mengakui negara
Palestina terus bertambah. Terbaru,
Armenia mengakui secara resmi negara
Palestina.
Israel tidak tinggal diam atas pengakuan tersebut. Tel Aviv menyampaikan teguran keras kepada Dubes
Armenia "Menyusul pengakuan Armenia atas negara Palestina, Kementerian Luar Negeri memanggil Duta Besar Armenia di Israel untuk diberi teguran keras," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel dikutip dari Detikcom, Sabtu (22/6/2024).
Sebelumnya Armenia mengumumkan mengakui negara Palestina secara resmi di tengah berkecamuknya perang di Jalur Gaza.
Dalam pernyataannya, otoritas Armenia juga menegaskan negaranya menentang "kekerasan terhadap penduduk sipil".
"Menegaskan komitmennya terhadap hukum internasional, kesetaraan negara-negara, kedaulatan dan hidup berdampingan secara damai, Republik Armenia mengakui negara Palestina," demikian pernyataan resmi Armenia saat memberikan pengakuan untuk negara Palestina.
Armenia menjadi negara terbaru dari serentetan negara yang telah memberikan pengakuan resmi untuk negara Palestina.
Pada akhir Mei lalu, sejumlah negara Eropa seperti Spanyol, Irlandia, dan Norwegia memberikan pengakuan resmi untuk negara Palestina. Negara-negara itu menyatakan langkah tersebut diperlukan untuk mewujudkan perdamaian di kawasan.
Otoritas Tel Aviv memberikan reaksi keras atas pengakuan dari negara-negara Eropa itu, dengan menuding mereka telah "memberikan hadiah kepada terorisme". (*)