Australia Kembali Heboh, 8 Bocah Tewas Ditikam

- Sabtu, 20 Desember 2014 14:48 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir122014/hariansib_-Australia-Kembali-Heboh--8-Bocah-Tewas-Ditikam.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/AP Photo/Graeme Bint
Polisi Australia memblokade jalan menuju rumah ditemukannya delapan anak-anak tewas ditikam di kota Cairns, Jumat (19/12). Peristiwa itu terjadi hanya beberapa hari setelah penyanderaan maut di Kafe Lindt, Sydney.
Canberra (SIB)- Baru beberapa hari setelah penyanderaan maut di Kafe Lindt, Sydney, publik Australia kembali digemparkan dengan pembunuhan massal yang menewaskan delapan anak-anak. Bocah-bocah tersebut ditemukan tewas di sebuah rumah di kota Cairns, Queensland. Diduga mereka tewas dalam insiden penikaman massal. "Para detektif Cairns telah mendatangi lokasi kejahatan dan memulai penyelidikan atas kematian delapan anak pagi tadi," demikian statemen kepolisian setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (19/12). "Saat pemeriksaan di kediaman tersebut, polisi menemukan jasad-jasad anak-anak, semuanya berusia antara 18 bulan dan 15 tahun," imbuh kepolisian. Sejauh ini polisi belum menentukan tersangka resmi. "Kami tengah berbicara dengan sejumlah orang. Siapapun yang punya keterlibatan dalam dua atau tiga hari terakhir adalah orang yang dicurigai," imbuh Inspektur Detektif Bruno Asnica.Seorang wanita berumur 34 tahun ditemukan terluka dalam insiden di pinggiran Manoora, sekitar 10 menit dari pusat kota Cairns tersebut. Wanita tersebut saat ini dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil dan telah memberikan keterangan kepada polisi yang menyelidiki insiden berdarah ini.Media Australia memberitakan, delapan bocah yang tewas tersebut adalah kakak-beradik dan wanita yang terluka adalah ibu mereka. Belum jelas penyebab kematian anak-anak malang tersebut. Namun media setempat melaporkan, anak-anak itu tewas ditikam.Menurut media Sky News, seorang pria yang merupakan ayah tiri anak-anak tersebut diketahui tinggal di rumah tersebut. Namun keberadaannya saat ini tidak diketahui. Kepolisian belum memberikan keterangan lebih detail mengenai peristiwa ini.PM Tony Abbott menyebut peristiwa tersebut menyedihkan dan mengakui bahwa ini merupakan "hari-hari cobaan" bagi Australia. "Semua orangtua pasti merasakan kesedihan yang memilukan atas apa yang telah terjadi. Ini kejahatan yang tak terkatakan. Malam ini, akan ada tangisan dan doa dari penjuru negeri kita untuk anak-anak ini," tutur Abbott.Sementara Campbell Newman mengaku sangat sedih dan terkejut oleh aksi penikaman massal itu. "Saya minta semua warga Queensland saling membantu satu sama lain dalam beberapa hari mendatang, dan jangan ragu untuk meminta bantuan profesional jika diperlukan," ucap Newman. Secara khusus, Newman meminta dukungan kepada polisi dan petugas ambulans yang pertama kali tiba di rumah. Sejauh ini, polisi masih menutup rumah di Jalan Murray, Kota Cairns, untuk kepentingan penyelidikan. Detektif dan petugas berwenang serta ambulans masih berjaga di lokasi kejadian. (Detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

BBMKG Wilayah I Ungkap Tingginya Aktivitas Gempa di Sumatera Sepanjang 2025

Luar Negeri

Kembang Api Ilegal Picu Korban Luka dan Kebakaran Dahsyat Saat Malam Tahun Baru di Australia

Luar Negeri

Penembakan di Pantai Bondi Sydney Australia, 10 Orang Tewas

Luar Negeri

Australia Jadi Negara Pertama Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial

Luar Negeri

Jelang Demo Tolak Imigran di Australia, KBRI Imbau WNI Waspada

Luar Negeri

Navigator College Australia Disambut Gembira di SMA GKPS 1 Pamatangraya