Apa Saja Barang yang Ditinggalkan Pengguna Transportasi Publik di London?

- Senin, 22 Desember 2014 12:52 WIB
Kantor yang mengurusi barang-barang hilang di Stasiun kereta bawah tanah (tube) Baker Street di London berusia 80 tahun pada tahun ini. Dalam perayaan tahun ini, dipamerkan barang-barang yang ditinggalkan para penumpang transportasi di London? Apa saja itu?Boneka beruang Paddington Bear, gigi palsu, kaku palsu dan ribuan telepon genggam. Tetapi siapa yang meninggalkan implan payudara dan baju pengantin di kereta bawah tanah? Jawaban atas pertanyaan itu masih menjadi misteri, karena pemiliknya belum ditemukan hingga kini.Lalu apa saja barang-barang yang paling banyak ditinggalkan penumpang pada tahun 2014? Inilah urutannya.Telepon genggam -20.309 buahDompet untuk kartu - 18.433 buahDompet - 11.580 buahPayung - 10.908 buahKunci - 10.790 buahKetika barang-barang hilang itu dibawa ke dalam kantor stasiun, mereka akan memasukkan datanya secara rinci ke sistem aplikasi komputer yang disebut Sherlock, tokoh detektif yang menjadi tetangga stasiun Baker Street. Boneka dan sejumlah barang ditinggalkan pengguna transportasi publik London. Setiap barang hilang akan diberi deskripsi dan tanggal, serta diberi label yang berbeda. Label warna merah untuk barang-barang yang ditemukan di taksi, putih yang ditemukan di bis atau kuning yang ditinggalkan pemilik di stasiun atau kereta.William Mombot, yang telah bekerja selama delapan tahun mengatakan : "Kami melihat barang-barang itu untuk diidentifikasi dan jika kami menemukan identitas pemilik maka kami akan menyampaikannya kepada mereka."Tetapi untuk menghindari jatuh ke tangan yang salah. "Kami mengatakan kami menyimpan sesuatu yang mungkin milik Anda, dibandingkan mengatakan jenis barangnya." Hampir seperempat dari jumlah barang yang berhasil dikembalikan kepada pemilik mereka. Biasanya barang-barang dengan harga mahal seperti HP jauh lebih banyak yang dikembalikan, mencapai hampir separuhnya.Petugas menunjukkan barang-barang yang ditinggalkan penumpang pada 40 tahun lalu. Sekitar 200 boneka akan disumbangkan melalui lembaga amal pada natal tahun ini. Barang-barang yang ditinggalkan pemiliknya pada tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan 40 tahun yang lalu.Jika selama tiga bulan barang-barang ini tak ada yang mengakui, maka akan disimpan di gudang, untuk kemudian disumbangkan ke lembaga amal, termasuk Palang Merah Inggris dan Salvation Army. Lembaga terakhir akan menyumbangkan 200 boneka teddy, boneka dan juga mobil mainan pada natal ini. (BBC/q)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Pemkab Tapteng Siapkan Bahan Pangan Posko Pengungsi GOR Pandan

Luar Negeri

Longsor Putus Jalur Medan-Sibolga via Rampah, Warga Sitahuis Dievakuasi ke Sekolah

Luar Negeri

Banjir Landa Enam Kecamatan di Tapteng, Jembatan Lopian Bergeser Dihantam Kayu

Luar Negeri

RUPS-LB PT Sari Mutiara Tidak Terlaksana, Pemegang Saham 37,2 Persen Sampaikan Keberatan

Luar Negeri

Hujan Deras Rendam Tukka, BPBD Tapteng Evakuasi Warga

Luar Negeri

Pengendara Bawa Sabu Ditangkap Polisi Setelah Dibuntuti