Ini Kronologi Ledakan Pager-Walkie Talkie Lebanon

Wilfred Manullang - Kamis, 19 September 2024 12:45 WIB
Foto: AFP
Seorang pria memegang perangkat walkie-talkie setelah ia melepaskan baterainya, di pinggiran selatan Beirut Rabu, 18 September 2024.
Beirut (harianSIB.com)Sebanyak 32 orang tewas dan sekitar 2.800 lainnya luka-luka usai 3.000 pager dan walkie talkie meledak secara serentak nyaris di seluruh penjuru Lebanon pada Selasa (17/9) dan Rabu (18/9).

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (18/9/2024), insiden ini berawal dari ledakan pager-pager yang sebagian dimiliki milisi Hizbullah. Dilansir dari Reuters, insiden ledakan pager ini terjadi pada Selasa sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Kejadian itu berlangsung selama satu jam.

Pager-pager di sejumlah wilayah Lebanon mulai dari pinggiran Beirut selatan yang dikenal Dahiyeh hingga wilayah timur lembah Bekaa dilaporkan meledak secara serentak dan melukai banyak orang. Wilayah-wilayah ini merupakan kawasan yang dikendalikan oleh kelompok milisi Hizbullah.

Korban ledakan pager sebagian besar merupakan anggota Hizbullah. Namun, beberapa di antaranya juga termasuk warga sipil seperti anak-anak hingga petugas medis. Duta Besar Iran untuk Lebanon juga turut menjadi korban luka serangan ini hingga harus kehilangan satu matanya.

Menurut beberapa sumber keamanan, orang-orang terluka usai memeriksa pager yang berdering dan tak lama meledak. Berdasarkan rekaman yang diperiksa Reuters, orang-orang juga terluka karena berada di dekat mereka yang memiliki pager.

Video dari sejumlah rumah sakit dan media sosial menunjukkan sejumlah orang terluka di bagian wajah. Ada pula yang jarinya terputus dan mengalami luka menganga di bagian pinggang, lokasi pager biasa dikantongi.

Sampai saat ini, korban tewas imbas ledakan pager pada Selasa bertambah menjadi 12 orang dan melukai ribuan orang lainnya.

Sehari setelahnya, rentetan ledakan kembali terjadi di seluruh Lebanon pada Rabu (18/9) dan kini juga bersumber dari perangkat komunikasi lain yakni walkie-talkie.

Dikutip Al Jazeera, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan pager dan "perangkat komunikasi lain" meledak di markas Hizbullah di Beirut timur dan selatan serta di wilayah timur Bekaa. Insiden ini menewaskan 20 orang dan melukai 450 orang lainnya.

Sementara itu, stasiun TV al-Manar milik Hizbullah melaporkan ledakan di beberapa lokasi dan disebabkan oleh walkie-talkie yang meledak.


Editor
: Wilfred Manullang

Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Desa Kristen di Lebanon Diserang Israel, 21 Orang Tewas

Luar Negeri

Netanyahu Minta PBB Pindahkan UNIFIL dari Zona Berbahaya Lebanon Selatan

Luar Negeri

Masjid Berusia 100 Tahun di Lebanon Hancur Akibat Serangan Udara Israel

Luar Negeri

Netanyahu: Tidak Lepas dari Hizbullah, Lebanon Bisa Seperti Gaza

Luar Negeri

Situasi di Lebanon Memanas, Jokowi Perintahkan Menlu Segera Evakuasi WNI

Luar Negeri

Israel Lancarkan Serangan Darat ke Lebanon