Tripoli (SIB)- Aksi penculikan warga Mesir kembali terjadi di Libya. Sebanyak 13 warga Mesir diculik di kota Sirte. Pekan lalu, tujuh warga Mesir juga menghilang di negara Afrika Utara yang dilanda konflik tersebut. Kantor berita resmi Mesir, MENA melaporkan seperti dilansir Reuters, Sabtu (4/1), 13 orang yang diculik adalah warga Kristen Koptik. Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry telah bertemu dengan para pejabat senior gereja Koptik di tengah upaya menyelesaikan krisis penculikan ini. Menurut Magdy Malik, aktivis Kristen di Mesir, sekelompok pria bersenjata menyerbu kawasan pemukiman ekspatriat di kota Sirte dan menculik 13 orang penganut Koptik.Warga Mesir Koptik telah menjadi target serangan-serangan di Libya selama kekacauan, yang terjadi ketika para milisi yang sama-sama bertempur untuk menggulingkan diktator Muammar Khadafi, kemudian berbalik saling menyerang satu sama lain.Pada Februari lalu, tujuh warga Mesir Koptik telah ditemukan tewas ditembak di sebuah pantai di wilayah Libya timur. Pada awal Desember lalu, seorang dokter Koptik dan istrinya dibunuh di rumah mereka, dengan jasad putri mereka ditemukan tak lama kemudian. (Detikcom/f)