New Delhi
(harianSIB.com)Maskapai penerbangan India mengalihkan rute mereka imbas larangan terbang di wilayah udara Pakistan menyusul memanasnya hubungan kedua negara usai serangan di Kashmir pada Selasa (22/4). Pengalihan rute itu diyakini ahli membuat maskapai penerbangan India bakal menanggung biaya, termasuk bahan bakar, lebih tinggi begitu pula dengan waktu tempuh yang lebih lama.
Reuters pada Jumat (25/4) memberitakan maskapai penerbangan internasional tidak terpengaruh oleh larangan terbang Pakistan.
Per Kamis (24/4), berdasarkan Flightradar 24, Air India dan IndiGo (INGL.NS) membuka tab baru mulai mengalihkan rute penerbangan ke New York, Azerbaijan, dan Dubai - yang semuanya biasanya menggunakan wilayah udara Pakistan.
Bandara yang paling terdampak adalah New Delhi, salah satu bandara tersibuk di dunia, tempat penerbangan melintasi wilayah udara Pakistan untuk terbang ke destinasi di Barat dan Timur Tengah.
Editor
: Wilfred Manullang