Jakarta (harianSIB.com)Wali Kota
New York City,
Eric Adams, menyatakan sedikitnya dua orang
tewas dalam insiden
kapal layar milik
Angkatan Laut Meksiko, Cuauhtémoc, yang menabrak Jembatan
Brooklyn,
New York,
Amerika Serikat, pada Sabtu malam (17/5).
"Dari 277 orang yang berada di kapal, 19 mengalami luka-luka. Dua orang di antaranya dalam kondisi kritis, sementara dua lainnya meninggal dunia akibat luka yang diderita," ujar Adams dalam unggahannya di platform X, Minggu (18/5), dikutip dari CNNIndonesia.com.
Menurut laporan CNN, kedua korban tewas diketahui terjatuh dari salah satu tiang kapal. Seorang pejabat penegak hukum menyebut mereka dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.
Saat ini, kapal telah dipindahkan ke Dermaga 36 di New York.
Pihak berwenang kota sebelumnya menduga adanya masalah teknis yang menjadi penyebab kapal menabrak jembatan. Namun, mereka menegaskan bahwa informasi tersebut masih bersifat sementara dan penyelidikan masih berlangsung.
Insiden ini terjadi pada pukul 20.26 waktu setempat, berdasarkan keterangan dari Kepolisian New York dan Angkatan Laut Meksiko.
Tiang-tiang layar kapal latih Cuauhtemoc menabrak bagian bawah jembatan Brooklyn saat berlayar melalui East River, New York.
Video dari afiliasi CNN, WABC, memperlihatkan bahwa kapal tersebut terhenti di bawah jembatan Brooklyn dan sejumlah kru kapal derek di lokasi segera merespons untuk melakukan pertolongan.
Petugas tanggap darurat New York menerangkan, mereka juga segera merespons insiden kapal latih AL Meksiko menabrak jembatan Brooklyn.(*)