Pakistan Gelar Perundingan bersejarah Dengan Taliban

- Sabtu, 08 Februari 2014 20:22 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/02/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Islamabad (SIB)- Para perunding pemerintah Pakistan dan Taliban menyerukan gencatan senjata setelah pertemuan pada Kamis di putaran pertama pembicaraan yang bertujuan mengakhiri pemberontakan  berdarah selama tujuh tahun.Kedua pihak berkumpul di Islamabad untuk pertemuan awal yang berlangsung lebih dari tiga jam untuk memetakan "peta-jalan" untuk diskusi masa depan, tengah dalam skeptisisme mengenai apakah dialog dapat menghasilkan kesepakatan perdamaian abadi.Membaca pernyataan bersama setelah pembicaraan, Maulana Sami-ul- Haq, kepala perunding Taliban, mengatakan, pihaknya setuju dengan permintaan pemerintah bahwa "tidak boleh ada aktivitas oleh kedua pihak yang berpotensi dapat merugikan upaya perdamaian".Irfan Siddiqui, mitra pemerintahannya, memuji pertemuan tersebut -dialoh resmi pertama antara kedua pihak - dan mengatakan bahwa komite Taliban telah "menanggapi kami melampaui harapan kami".Terobosan muncul setelah awal yang gagal pembicaraan Selasa, yang dibatalkan ketika pemerintah mengutip keraguan atas tim perunding Taliban."Kami sangat senang bahwa komite Taliban telah merespon kita melampaui harapan kami, dan mereka telah mendengar pesan kami serta memberitahu kami pesan mereka dengan hati yang terbuka," kata Siddiqui kepada wartawan Kamis malam."Kami berbagi tujuan bersama untuk membuat negeri ini damai sesuai dengan ajaran Islam. Dan saya berterima kasih kepada panitia Taliban untuk bertemu kami," kata Siddiqui menambahkan.Haq mengatakan timnya akan mengadakan diskusi dengan pimpinan Taliban dan putaran kedua pembicaraan akan diadakan setelah mereka memberikan tanggapan.Menggarisbawahi situasi keamanan yang rapuh, seorang pembom bunuh diri pada Selasa menewaskan delapan orang dalam serangan sektarian terhadap minoritas Muslim Syiah di kota barat laut Peshawar, hanya beberapa jam setelah awal pembicaraan yang gagal.Juru bicara TTP membantah mereka berada di balik ledakan itu tetapi seorang komandan untuk kelompok di Peshawar mengatakan kepada AFP bahwa anak buahnya bertanggung jawab, dan mengatakan belum ada gencatan senjata yang telah diumumkan.Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) telah menewaskan ribuan orang dalam serangan senjata dan serangan bom di seluruh negeri yang  bersenjata nuklir sejak mereka melancarkan kampanye pada tahun 2007.Awal tahun ini telah mengalami  lonjakan dalam kekerasan  dengan lebih dari 110 orang tewas, dan pemboman angkatan udara terhadap tempat persembunyian TTP di Waziristan Utara memicu spekulasi bahwa serangan militer besar sudah dekat. (Ant)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad, 20 Tewas

Luar Negeri

Perkuat Kedaulatan Udara, Indonesia Incar 40 Jet Tempur dan Killer Drone Pakistan

Luar Negeri

Kunjungan Perdana Presiden Prabowo ke Pakistan, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Luar Negeri

Perdamaian Hancur, Dua Negara Muslim di Ambang Konflik

Luar Negeri

India Gempur 3 Markas Militer, Pakistan Ancam Balas!

Luar Negeri

India Resmi Serang Pakistan: IHSG Bertahan di Zona Hijau, Harga Emas Stabil