Jakarta(harianSIB.com)
Situasi di Jalur Gaza kembali memanas setelah serangan udara militer Israel menewaskan sedikitnya 12 warga Palestina, dengan setengah korban merupakan anak-anak.
Serangan ini terjadi sehari sebelum penyeberangan Rafah dijadwalkan dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak Mei 2024.
Sumber medis melaporkan, serangan pada Sabtu menyasar tenda pengungsian di wilayah Mawasi, barat laut Khan Younis, yang sebelumnya ditetapkan sebagai zona aman.
Serangan tersebut menewaskan tujuh orang, termasuk tiga anak-anak, dan jenazah korban dievakuasi ke Kompleks Medis Nasser.
Baca Juga: Direktur RS Indonesia di Gaza Tewas Bersama Keluarganya Akibat Serangan Israel Di wilayah utara, Kota Gaza juga menjadi sasaran.
Rudal Israel menghantam gedung apartemen di lingkungan Remal, menewaskan lima orang, termasuk seorang ibu dan anak-anaknya.
Koresponden Al Jazeera, Hani Mahmoud mengutip CNBC Indonesia menggambarkan, ledakan kuat yang disertai awan debu gelap dan menewaskan seluruh penghuni apartemen.