Raja Arab Saudi Dimakamkan Secara Sederhana

- Minggu, 25 Januari 2015 20:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/01/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Riyadh (SIB)- Mendiang Raja Arab Saudi Abdullah merupakan salah satu pria terkaya dalam sejarah dunia. Namun pemakamannya dilakukan sangat sederhana dan bahkan dia dimakamkan tanpa nisan di pemakaman umum di Riyadh. Seperti dilansir Reuters, Sabtu (24/1), jenazah Raja Abdullah dibungkus kain kafan putih dan hanya diletakkan di atas tandu sederhana beralaskan karpet merah. Jenazah dibawa dengan ambulans ke salah satu masjid di Riyadh untuk disalatkan.Dari sana, jenazahnya dibawa ke tempat pemakaman Al-Aoud yang merupakan tempat pemakaman umum biasa, seperti layaknya tempat pemakaman di kota-kota lain di wilayah Saudi. Saudara Raja Abdullah yang telah meninggal sebelumnya juga dimakamkan di sini.Saudara dan kerabat laki-laki Raja Abdullah membawa tandu ke liang lahat. Pejabat tinggi Saudi, para pangeran dan ulama berpengaruh di Saudi serta para pengusaha konglomerat Arab menghadiri pemakaman yang digelar sederhana pada Jumat (23/1) sore waktu setempat.Tidak akan upacara khusus saat jenazah Raja Abdullah dimakamkan. Tidak ada juga masa berkabung resmi yang diberlakukan di Saudi. Bendera di sekitar kompleks kerajaan tetap dikibarkan secara penuh, bukan setengah tiang seperti saat masa berkabung biasanya.Sekolah negara Saudi, Wahhabi Sunni Islam menyatakan menampilkan masa berduka atau masa berkabung secara mewah dan diekspose besar-besaran merupakan dosa, sama seperti penyembahan berhala. Meskipun mendiang Raja Abdullah merupakan tokoh penting dan sangat populer bagi rakyatnya, sama sekali tidak ada acara berkumpul secara spontan yang digelar warga untuk memberi penghormatan terakhir kepadanya. Berbeda dengan saudara dan keponakannya yang hidup mewah, Raja Abdullah cenderung hidup hemat. Almarhum memilih berlibur di tenda sederhana di gurun pasir daripada di istana mewah. Almarhum juga kerap membatasi pengeluaran anggota keluarganya, mulai dari meminta para pangeran membayar sendiri tagihan telepon mereka hingga mem-booking tiket pesawat lebih awal agar tidak merepotkan maskapai. Raja Abdullah meninggal dunia pada Jumat (23/1) dini hari setelah dirawat di rumah sakit sejak Desember 2014 lalu karena pneumonia. Disebutkan juga bahwa sudah sejak lama Raja Abdullah bernapas dengan alat bantu pernapasan. (Rtr/dtc/h)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Tambahan Korban Terungkap, Anggota DPR RI Kawal Orang Tua Buat Laporan ke Polres Asahan

Luar Negeri

Polda Sumut Jamin Keamanan Warga Rayakan Imlek

Luar Negeri

Libur Imlek 2026, Objek Wisata Danau Toba di Sirukkungan Ramai Pengunjung

Luar Negeri

Tahun Baru Imlek 2026 Shio Kuda Api Ekonomi Akan Pulih Jika Cepat, Kuat dan Gesit Seperti Kuda

Luar Negeri

Puluhan Gepeng di Pematangsiantar Padati Pintu Masuk Vihara Berebut Angpau

Luar Negeri

Dua Truk Tabrakan di Tikungan Cindelaras Sibolangit, Dua Sopir Terluka