Uni Eropa dan NATO Desak Rusia Berhenti Dukung Pemberontak Ukraina

* Pemberontak Pro Rusia Serang Pelabuhan Ukraina, 30 Orang Tewas
- Senin, 26 Januari 2015 14:50 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/01/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Brussels (SIB)- Uni Eropa dan NATO menyeru Rusia menghentikan dukungannya pada pemberontak di Ukraina, dan Brussels sedang mempertimbangkan satu pertemuan darurat setelah setidaknya 30 orang tewas di pelabuhan Mariupol dalam pertempuran yang meningkat.Latvia, yang menjadi ketua bergilir enam bulan Uni Eropa (UE)  sampai Juli, menyerukan diselenggarakan pertemuan darurat dewan urusan luar negeri EU pekan depan. Kementerian luar negeri mengatakan pihaknya punya keyakinan  bahwa Rusia "tidak menginginkan satu resolusi damai konflik itu" di Ukraina menyangkut serangan-serangan di kota strategis Mariupol. "Mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu harus tahu bahwa masyarakat internasional akan bereaksi keras terhadap peningkatan serangan lebih jauh," kata kementerian itu dalam satu pernyataan.Sekjen NATO  Jens Stoltenberg mendesak Rusia "berhenti mengganggu Ukraina dan menghormati komitmen-komitmen internasionalnya". "Pertempuran di Ukraina timur meningkat tajam, dengan indikasi-indikasi serangan berskala luas oleh kelompok separatis dukungan Rusia," katanya dalam satu pernyataan."Ini sama sekali tidak mempedulikan gencatan senjata."Kecaman serangan terhadap Mariupol terjadi setelah Alexander Zakharchenko, pemimpin Republik Donetsk yang diumumkannya sendiri , Sabtu mengumumkan satu serangan terhadap pelabuhan yang dikuasai Kiev, yang menghubungkan daerah separatis dengan Krimea yang dianeksasi Rusia.Kepala urusan luar negeri EU Federica Mogherini mengecam serangan roket terhadap Mariupol dengan mengatakan dalam satu pernyataan bahwa peningkatan aksi kekerasan itu akan memperburuk  hubungan antara EU dan Rusia.Mogherini menyerukan langsung kepada Rusia untuk menghentikan tindakannya. "Saya menyeru secara terbuka kepada Rusia untuk menggunakan pengaruhnya terhadap para pemimpin separatis dan menghentikan segala bentuk dukungan militer, politik atau keuangan," katanya dalam pernyataan itu.Kota Mariupol memiliki populasi 500.000 orang dan berada di Laut Azov. Kota ini adalah pusat ekspor baja dan biji-bijian bagi Ukraina timur. Mariupol juga melintasi jalur pantai dari perbatasan Rusia ke Crimea, semenanjung Laut Hitam di selatan Ukraina yang disita oleh Rusia pada bulan Maret lalu.Presiden Ukraina Petro Poroshenko berjanji untuk melindungi wilayah Ukraina. Poroshenko akan mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan negaranya pada hari Minggu. "Hari ini serangan diluncurkan pada Mariupol. Ini akan menjadi mungkin monumen terbaik untuk kematian kita," ucap pemimpin pemberontak Alexander Zakharchenko dalam upacara peringatan di Donetsk yang dikuasai oleh separatis. Zarkharchenko mengatakan separatis juga berencana untuk mengelilingi Debaltseve, sebuah kota yang terletak di timur laut Donetsk, dalam beberapa hari ke depan. Demikian dikutip dari kantor berita Interfax. Ukraina Timur telah mengalami eskalasi pertempuran dalam beberapa hari terakhir. Para pemberontak telah mengesampingkan pembicaraan damai. Poroshenko marah atas serangan ke Mariupol. Kiev takut pemberontak ingin membangun sebuah jembatan tanah dari Rusia ke Crimea."Kami ingin perdamaian, tapi kami menerima tantangan musuh. Kami akan melindungi tanah kami," kata Poroshenko dalam sebuah pernyataan. Konflik Ukraina telah pecah sejak April 2014 lalu. Sejauh ini, lebih dari 4.800 orang dilaporkan telah tewas selama krisis tersebut. (Ant/AFP/Detikcom/c)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Tambahan Korban Terungkap, Anggota DPR RI Kawal Orang Tua Buat Laporan ke Polres Asahan

Luar Negeri

Polda Sumut Jamin Keamanan Warga Rayakan Imlek

Luar Negeri

Libur Imlek 2026, Objek Wisata Danau Toba di Sirukkungan Ramai Pengunjung

Luar Negeri

Tahun Baru Imlek 2026 Shio Kuda Api Ekonomi Akan Pulih Jika Cepat, Kuat dan Gesit Seperti Kuda

Luar Negeri

Puluhan Gepeng di Pematangsiantar Padati Pintu Masuk Vihara Berebut Angpau

Luar Negeri

Dua Truk Tabrakan di Tikungan Cindelaras Sibolangit, Dua Sopir Terluka