Selamatkan Sandera, Jepang Kerjasama dengan Yordania

*Pasukan Kurdi Usir ISIS dari Kobane
- Rabu, 28 Januari 2015 13:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/01/hariansib_Selamatkan-Sandera--Jepang-Kerjasama-dengan-Yordania.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/AP Photo/Koji Sasahara
Warga Jepang berunjukrasa di depan kediaman PM Shinzo Abe yang meminta menyelamatkan Kenji Goto, warga Jepang ditahan ISIS.Pemerintah Jepang Terus mengupayakan pembebasan warganya dengan bekerjasama dengan otoritas Yordania.
Amman (SIB)- Pemerintah Jepang bersumpah akan menyelamatkan warganya yang masih disandera oleh ISIS. Untuk mengupayakan pembebasan warganya tersebut, Jepang tengah bekerja sama dengan otoritas Yordania. Krisis penyanderaan ini menjadi salah satu ujian bagi Perdana Menteri Shinzo Abe yang mulai menjabat kembali pada tahun 2012 lalu. Otoritas Jepang sendiri telah menegaskan untuk tidak menyerah dan tunduk pada terorisme.PM Abe mengecam keras pemenggalan salah satu warga Jepang, Haruna Yukawa oleh ISIS. Dia juga menyerukan kepada ISIS untuk segera membebaskan satu warga Jepang yang masih disandera, Kenji Goto yang berprofesi sebagai wartawan perang."Kami ingin bekerja bersama dengan pemerintah Yordania untuk mengamankan pembebasan Goto," ucap anggota parlemen Jepang urusan luar negeri, Yasuhide Nakayama kepada wartawan di Yordania, seperti dilansir Reuters, Selasa (27/1). Nakayama diutus ke Yordania sejak pekan lalu, untuk mengupayakan pembebasan warga Jepang yang disandera ISIS di Suriah.Setelah Yukawa dipenggal, ISIS menggugurkan tuntutan soal uang tebusan US$ 200 juta. Kini, untuk pembebasan Goto, mereka meminta pembebasan wanita Irak bernama Sajida al-Rishawi, seorang militan yang divonis mati di Yordania atas kasus pengeboman beberapa tahun lalu.Nakayama menjelaskan, ISIS juga menahan seorang pilot Yordania yang pesawat tempurnya jatuh di wilayah Suriah dalam misi koalisi AS pada Desember 2014 lalu. Nakayama berharap, Jepang dan Yordania juga bisa bekerja bersama untuk membebaskan pilot tersebut."Pembebasan pilot ini sesegera mungkin juga menjadi perhatian bagi kami, otoritas Jepang. Kedua negara bekerja bersama untuk memastikan baik si pilot dan sandera Jepang bisa kembali ke rumah masing-masing dengan senyum di wajah mereka," tandasnya. Secara terpisah, dua anggota parlemen Yordania menuturkan kepada kantor berita Kyodo bahwa Yordania mungkin akan membebaskan Rishawi untuk ditukar dengan Goto dan pilot Yordania tersebut.Sementara itu para milisi Kurdi berhasil mengusir keluar kelompok radikal ISIS dari kota Kobane, Suriah. Bendera Kurdi pun berkibar pada Senin, 26 Januari waktu setempat. Ini merupakan pukulan telak bagi para jihadis ISIS setelah berbulan-bulan pertempuran sengit dengan para milisi Kurdi.Menurut organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) telah berhasil mengusir seluruh militan ISIS dari Kobane dan kini menguasai sepenuhnya kota tersebut.Hal ini merupakan puncak dari pertempuran yang telah berlangsung sekitar empat bulan di kota yang berbatasan dengan Turki tersebut. Hampir 1.800 orang telah tewas selama kontak senjata di kota tersebut. "Pasukan Kurdi masih mengejar sejumlah jihadis di pinggiran bagian timur Kobane, namun tak ada lagi pertempuran di dalam wilayah sekarang," tutur direktur Observatory, Rami Abdel Rahman.Menurut Komando Pusat Amerika Serikat, pasukan Kurdi kini menguasai sekitar 90 persen kota Kobane. "Meski perang melawan ISIL masih jauh dari berakhir, kegagalan ISIL di Kobane telah menggagalkan salah satu tujuan strategis mereka," demikian statemen Komando Pusat AS. ISIL atau IS atau Daulah Islamiyah merupakan nama lain dari ISIS.Gerakan pasukan Kurdi ini dilakukan setelah Pentagon menyatakan, koalisi internasional telah melancarkan 17 serangan udara terhadap posisi-posisi ISIS di Kobane dalam waktu 24 jam. Target-target serangan udara tersebut termasuk "unit-unit taktis" dan "posisi tempur" serta kendaraan IS.Kekalahan ISIS di kota Kobane ini akan menjadi kekalahan signifikan bagi ISIS. Menurut Observatory, kelompok ISIS telah kehilangan sekitar 1.196 pejuangnya sejak memulai operasinya di kota tersebut pada 16 September 2014 lalu.Selain di kota Kobane, Suriah, kelompok radikal ISIS juga mendapat pukulan telak di wilayah Provinsi Diyala, Irak. Pasukan Irak kini berhasil menguasai sepenuhnya kota-kota dan distrik-distrik di provinsi tersebut. "Kami mengumumkan pembebasan Diyala dari organisasi ISIS," ujar pejabat tinggi militer Irak, Letjen Abdulamir al-Zaidi. Namun disampaikan jenderal tersebut, masih terjadi pertempuran melawan ISIS di kawasan pegunungan Hamreen, yang membentang di antara beberapa provinsi, termasuk Diyala. (Detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Tambahan Korban Terungkap, Anggota DPR RI Kawal Orang Tua Buat Laporan ke Polres Asahan

Luar Negeri

Polda Sumut Jamin Keamanan Warga Rayakan Imlek

Luar Negeri

Libur Imlek 2026, Objek Wisata Danau Toba di Sirukkungan Ramai Pengunjung

Luar Negeri

Tahun Baru Imlek 2026 Shio Kuda Api Ekonomi Akan Pulih Jika Cepat, Kuat dan Gesit Seperti Kuda

Luar Negeri

Puluhan Gepeng di Pematangsiantar Padati Pintu Masuk Vihara Berebut Angpau

Luar Negeri

Dua Truk Tabrakan di Tikungan Cindelaras Sibolangit, Dua Sopir Terluka