Utah (SIB)- Beniat untuk menghabiskan waktu dengan melakukan lompat parasut bersama, pasangan pengantin baru di Amerika Serikat ini justru mengalami tragedi. Sang istri tewas setelah terjun dari ketinggian 609 meter di kawasan Zion National Park, Utah, Amerika Serikat.Amber Bellows (28) dan suaminya, Clayton Butler (29), yang baru dinikahinya selama 2 minggu pergi ke Zion National Park yang ada di Utah untuk melakukan lompat parasut. Mereka mendaki Gunung Kinesava yang memiliki ketinggian 2.217 meter yang merupakan puncak untuk memandang seluruh kawasan taman nasional tersebut.Pasangan suami-istri tersebut merupakan pelompat parasut berpengalaman. Mereka kerap melakukan lompat parasut dari banyak lokasi, seperti gunung atau gedung.Otoritas taman nasional tersebut menyatakan bahwa aktivitas lompat parasut sangat berisiko dan dilarang di kawasan Zion National Park. Demikian seperi dilansir CNN, Senin (10/2/2014).Saat melakukan lompatan dari ketinggian 609 meter pada Sabtu (8/2), entah apa penyebabnya namun parasut yang dikenakan Amber tidak membuka sempurna. Sang suami, Butler, yang melompat setelah Amber berusaha menangkapnya namun gagal.Butler kemudian mendaki seorang diri untuk mencari bantuan di area terpencil tersebut, hingga akhirnya dia berhasil melapor kepada otoritas taman nasional pada sore harinya. Pencarian pun dilakukan dan jasad Amber baru ditemukan pada Minggu (9/2) pagi.Dengan menggunakan helikopter, tim penyelamat mengevakuasi jasad Amber dari tebing yang sulit untuk kemudian dibawa ke rumah sakit setempat.Kematian Amber ini merupakan insiden pertama yang terjadi di kawasan taman nasional ini. Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan mendalam atas insiden ini."Ini sangat menyedihkan, dan kami menyampaikan bela sungkawa kami kepada keluarga dan teman-temannya," ucap polisi yang mengawasi taman nasional tersebut, Jim Milestone."Lompat parasut sangat berbahaya. Bahkan bagi mereka yang sudah berpengalaman, seperti Amber Bellows. Ini menjadi salah satu alasan mengapa hal semacam ini tidak diperbolehkan di kawasan ini," imbuhnya.(Cnn/dtc/w)