Jepang Memiliki Kapal Perang Terbesar, Tiongkok Khawatir

- Jumat, 27 Maret 2015 11:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/03/hariansib_-Jepang-Memiliki-Kapal-Perang-Terbesar--Tiongkok-Khawatir.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Daily mail
Kapal pengangkut helikopter milik AU Jepang yang diberi nama Izumo berlayar menuju Pangkalan Yokosuka di Kanagawa. Ini merupakan kapal pengangkut terbesar yang dimiliki Jepang sejak berakhirnya Perang Dunia II.
Tokyo (SIB)- Angkatan Laut Jepang, Kamis (25/3), memamerkan kapal perang terbesarnya sejak berakhirnya Perang Dunia II. Izumo, sebuah kapal pengangkut helikopter, memiliki ukuran sebesar kapal induk AL Kekaisaran Jepang saat menghadapi AL Amerika Serikat dalam perang di Samudra Pasifik. Dengan kemampuan mengangkut awak sebanyak 470 orang, kapal ini menjadi contoh nyata berkembangnya kapabilitas militer Jepang untuk melakukan operasi di luar negeri.Kapal sepanjang 248 meter itu sebenarnya dari sisi ukuran sama besar dengan kapal induk AS. Namun, kapal ini ditujukan untuk mengangkut helikopter serbu. Sebuah fungsi yang masih sejalan dengan konstitusi Jepang yang melarang negeri itu memiliki peralatan yang bisa digunakan untuk memulai perang. Kapal induk, karena memiliki kemampuan untuk menghasilkan kekuatan tempur, dianggap sebagai sebuah senjata ofensif."Kapal ini bisa menjalankan berbagai jenis tugas, termasuk operasi perdamaian, penanggulangan bencana, dan mengirimkan bantuan. Kapal ini juga meningkatkan kemampuan kami dalam menghadapi kapal selam," ujar Menteri Pertahanan Jepang Jenderal Nakatani dalam upacara peresmian kapal itu di Yokohama.Selain itu, Jepang juga menambah pesawat-pesawat terbang patroli jarak jauhnya dan pesawat-pesawat kargo. Jepang juga membeli jet tempur F-35, kendaraan serang amfibi dan pesawat angkut personel Osprey. Semua peralatan tempur itu bisa dioperasikan dari atas geladak Izumo.Meski memiliki penampakan seperti kapal induk, Izumo tak memiliki katapel yang digunakan untuk memudahkan penerbangan pesawat-pesawat jet bersayap tetap. Namun, varian F-35 yang memiliki kemampuan tinggal landas dan pendaratan vertikal (VTOL) bisa dioperasikan dari atas kapal ini. Kehadiran Izumo telah membuat khawatir negara tetangganya, Tiongkok. "Izumo membuktikan bahwa Jepang memiliki kemampuan teknis dan permintaan untuk mengembangkan kapal induk. Ada juga kemungkinan Jepang menggunakan Izumo untuk mengeksplorasi," ujar Li Jie, ahli militer yang berbasis di Beijing, kepada surat kabar pemerintah Global Times.Namun Menteri Pertahanan Jenderal Nakatani menuturkan kepada wartawan di Yokohama bahwa dia tidak berniat menggunakannya untuk tuduhan tersebut. "Kami tidak berpikir menggunakan ini sebagai sebuah kapal induk," katanya. Dia menyatakan Izumo bisa menjadi tuan rumah operasi gabungan dan bertindak sebagai pusat komando. Dia bersikeras bahwa kapal itu dirancang untuk tujuan damai. "Kapal dapat melayani dalam berbagai peran, termasuk operasi penjaga perdamaian, bantuan bencana internasional, dan bantuan kemanusiaan," ujarnya.(kps/d)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Ketua MUI Labura Ajak Umat Muslim Saling Hargai Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H

Luar Negeri

Rayakan Imlek, KAI Divre I Hadirkan Pertunjukan Barongsai di Stasiun Lubuk Pakam

Luar Negeri

Jalan Menuju Nias Utara Bagaikan Kubangan Kerbau, Hambat Aktivitas Warga

Luar Negeri

TI Asahan Gelar Seleksi Atlet Untuk Persiapan Kejuaran dan Porprovsu

Luar Negeri

Sarang Narkoba dan Judi di Jermal Ditindak, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Apresiasi Kinerja Kapolrestabes

Luar Negeri

Polres Labuhanbatu Sukseskan Senam Sehat dan Fun Run HPN 2026 di Rantauprapat