Polisi Karolina Selatan Didakwa Bunuh Pria Kulit Hitam

- Kamis, 09 April 2015 12:21 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/04/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Charleston (SIB)- Seorang polisi kulit putih di Karolina Selatan didakwa dengan pembunuhan, Selasa (Rabu WIB), setelah rekaman video menunjukkan ia menembak sebanyak delapan kali dengan sasaran punggung seorang lelaki kulit hitam berumur 50 tahun yang melarikan diri.Wali Kota Charleston Utara Keith Summey mengatakan para penyelidik memutuskan mendakwa Michael Slager (33) atas pembunuhan Walter Scott setelah melihat rekaman video insiden tersebut, yang terjadi setelah korban diberhentikan di jalan pada Sabtu pagi.FBI dan Kementerian Kehakiman AS mulai melakukan penyelidikan secara terpisah."Kalau salah, tetaplah salah," kata Summey. "Jika Anda membuat keputusan salah, saya tidak peduli apakah Anda berada di balik perlindungan atau hanya seorang warga biasa, Anda harus tanggung keputusan itu."Insiden tersebut berawal saat Scott diminta berhenti karena lampu remnya pecah, kata polisi.Sebuah video kejadian tersebut yang dimuat oleh harian New York Times menunjukkan, terjadi perkelahian sebentar dengan Slager sebelum Scott lari.Video yang diduga direkam oleh seorang warga di sekitar lokasi menunjukkan, petugas tersebut melepaskan delapan tembakan ke arah Scott saat ia melarikan diri. Scott kemudian jatuh terjerembab ke rumput.Menurut laporan polisi, Slager yang bergabung dengan kepolisian pada 2009 mengatakan kepada petugas lain bahwa Scott telah mengambil senjata penyetrumnya.Dalam video tersebut, Scott tampak tidak memegang senjata saat ia lari dari Slager.Ketika korban tergeletak tengkurap di tanah, Slager mendekati serta memborgol tangannya. Ia kemudian mundur kembali ke lokasi ia menembak, sebelum kembali ke Scott dan tampak menjatuhkan sesuatu ke tanah di samping korban.Kuasa hukum keluarga Scott, Chris Stewart tidak memberikan komentarnya.Insiden tersebut terjadi ditengah meningkatnya ketegangan terkait penggunaan kekerasan mematikan oleh polisi AS --terutama polisi berkulit putih saat menghadapi warga kulit hitam-- termasuk remaja 18 tahun Michael Brown yang ditembak mati oleh petugas polisi kulit putih pada 2014 di Ferguson, Missouri sehingga memantik aksi unjuk rasa nasional.Laman-laman media sosial seperti Twitter bereaksi ramai, sebagian besar berkomentar bahwa tanpa video itu, tidak akan ada aksi yang dilakukan terhadap petugas polisi bersangkutan.Charleston Utara dihuni sekitar 100 ribu penduduk, hampir separuhnya adalah warga kulit hitam, menurut data sensus AS 2010. Kawasan ini jauh lebih beragam dibandingkan Karolina Selatan secara keseluruhan, dimana warga kulit hitam hanya 28 persen dari populasi pada 2010.Pengusutan federal akan dilakukan oleh Kementerian Kehakiman AS Divisi Hak Asasi Manusia dan Kantor Kejaksaan Karolina Selatan AS, bersama dengan FBI, kata Kementerian Kehakiman. (Ant/Rtr/q)


Tag:

Berita Terkait