Naypyidaw (SIB)- Presiden Myanmar Thein Sein akan menggelar dialog langka, dengan sekutu dan oposisi berpengaruh, termasuk Aung San Suu Kyi, yang sedang menggencarkan upaya mencabut pelarangan baginya ikut dalam pemilihan presiden.Dialog di ibukota Naypyidaw itu menyusul pertemuan tokoh politik pada Oktober, dilakukan saat negara bersiap menggelar pemilihan umum, yang akan menjadi ujian bagi reformasi di negara pernah dipimpin tentara tersebut.Kepala kantor kepresidenan Zaw Htay mengatakan diskusi tersebut diperkirakan akan mencakup isu-isu menciptakan ketertiban menjelang pemilu yang dijadualkan pada November, serta rincian rancangan gencatan senjata dengan berbagai etnis bersenjata yang disetujui pekan lalu."Bisa saja ada ketidaksepahaman, tidak mungkin kita punya satu pikiran sama. Namun semakin banyak pertemuan dilakukan, semakin banyak persamaan yang akan menguntungkan rakyat," katanya kepada AFP, Rabu (8/4) dan menambahkan bahwa panglima militer Min Aung Hlaing diperkirakan akan hadir dalam pertemuan itu.Saat ditanya menjelang pertemuan itu berlangsung, Suu Kyi menolak berkomentar. Namun partai oposisi yang dipimpinnya Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memastikan bahwa ia akan hadir. Tidak disebutkan rincian materi diskusi tersebut.NLD diperkirakan bisa menyapu bersih suara dalam pemilu November nanti, pemilu pertama yang akan diikuti oleh partai tersebut dalam 25 tahun.Di samping kekuatan bintangnya, Suu Kyi dilarang untuk menduduki posisi teratas dalam pemerintahan itu berdasar ketentuan konstitusi era junta, yang melarang kandidat presiden yang memiliki pasangan atau anak warga asing.Kedua anak lelaki Suu Kyi (69) berkewarganegaraan Inggris, demikian juga almarhum suaminya.Ia berhasil mengumpulkan dukungan luas, termasuk dari Presiden AS Barack Obama, terkait upayanya untuk mengubah konstitusi yang digambarkannya sebagai "tidak adil" dan ditulis khusus untuk menjauhkannya dari kekuasaan.Namun, pengamat mengatakan ia bisa menerima kenyataan bahwa ia tidak mungkin menjadi presiden untuk saat ini.Pada 2014, NLD mengumpulkan lima juta tandatangan --sekitar 10 persen dari populasi-- yang mendukung upaya mengganti ketentuan lain dalam konstitusi yang mempertahankan hak veto militer atas amendemen konstitusi dengan memberi mereka seperempat dari kursi parlemen.Namun, pihak militer telah mengindikasikan bahwa mereka akan menentang setiap usaha untuk mengubah ketentuan itu.Sementara itu, NLD mengakui bahwa dengan veto militer itu berarti mereka tidak bisa memenangi pemungutan suara dalam parlemen untuk isu tersebut.Ketua parlemen Shwe Mann pada 2014 menolak setiap perubahan konstitusi sebelum pemilu November, meskipun memperdebatkan kemungkinan referendum pada Mei terkait amendemen yang disetujui parlemen.Suu Kyi sebelumnya mendorong dilakukannya pembicaraan "empat-partai" mengenai transisi demokratis, melibatkan Thein Sein, panglima militer Min Aung Hlaing dan Shwe Mann.Namun presiden menolak seruan tersebut, dan mengatakan bahwa hal itu akan mengesampingkan etnis minoritas.Mantan jendral itu berkeinginan kuat mengakhiri pemberontakan etnis yang melanda negara tersebut selama 60 tahun, sebagai tujuan utama pemerintahannya.Kesepakatan perdamaian dengan pemberontak pada pekan lalu dipuji sebagai langkah pertama bersejarah, meskipun masih dibutuhkan persetujuan formal dari kelompok etnis bersenjata.Myanmar yang dikuasai Inggris hingga 1948, terjerumus dalam situasi terisolir oleh rejim militer yang merebut kekuasaan pada 1962.Negara tersebut mendapat pujian karena berhasil melakukan reformasi bidang ekonomi dan politik sejak keluar dari pemerintahan militer pada 2011, sehingga investor asing membanjiri pasar yang belum tersentuh itu.Namun muncul kekhawatiran bahwa reformasi di beberapa bidang tertentu akan mengalami kemunduran, termasuk di bidang hak asasi manusia dan kebebasan pers. (Ant/AFP/f)